Irak kembali dilanda badai pasir semenjak Selasa kemarin (17/5). Setidaknya ada sekitar 2.000 orang yang harus dilarikan ke rumah sakit karena mengalami kesulitan bernapas.
Otoritas berwenang juga telah menutup wilayah udara dan menghentikan semua penerbangan dikarenakan visibilitas yang memburuk.
Ini adalah badai pasir ke delapan yang terjadi di Irak semenjak pertengahan April lalu. Di lain pihak, Bank Dunia juga telah merilis peringatan, bahwa Irak akan kehilangan sumber daya airnya sebanyak 20% pada tahun 2050 mendatang. (Sumber Foto: New York Times)
RTI Radio Taiwan International 













