Taifun Rai kini berada di 1.340 km dari selatan Eluanbi, Taiwan. Taifun dengan kekuatan level menengah tersebut diberitakan menyapu kawasan Filipina Selatan, dan memaksa ribuan penduduk setempat untuk mengungsi ke tempat yang lebih aman.
Otoritas Filipina bahkan telah merilis peringatan akan kemungkinan terjadinya banjir besar yang bisa mengakibatkan kerugian signifikan.
Media BBC mewartakan, kecepatan angin yang dibawa oleh taifun Rai mencapai 175 KM/jam dan menyapu kawasan Pulau Siargao, yakni sebuah area wisata ternama di selatan Filipina. Arus listrik dan jaringan komunikasi harus terputus akibat terpaan angin kencang taifun Rai.
Hingga berita ini dilansir, tidak ada korban jiwa yang dilaporkan. Para warga pun membagikan postingan yang memperlihatkan rusaknya kawasan setempat akibat terjangan taifun Rai.
“Untuk berdiri tegak saja sudah susah!”demikian tulis salah seorang netizen.
Beberapa pihak mencemaskan jika taifun Rai akan mengikuti jalur yang sama dengan taifun besar yang pernah terjadi pada tahun 2011 dan 2013 silam. Pada tahun 2013, taifun Haiyan memorak-porandakan kawasan Filipina, bahkan sampai menewaskan sekitar 6.000 warga. Namun demikian, warga setempat menilai bahwa pemerintah saat ini lebih cepat dalam menanggapi serangan bencana, guna meminimalkan angka kerugian atau kecelakaan. (Sumber Foto: 湯森路透)
RTI Radio Taiwan International 












