Situasi penularan epidemi COVID-19 di kawasan Miaoli perlahan-lahan menurun. Pusat Komando Epidemi Sentral (CECC) yang sebelumnya mendirikan pos komando pun mulai menarik tim mereka dari zona merah di Miaoli.
Para Pekerja Migran yang bekerja di King Yuan Electronics Company (KYEC) satu-persatu telah dibebaskan dari status karantina dan bersiap memulai aktivitas pekerjaan.
Tseng Wen-hsueh (曾玟學), salah seorang anggota Dewan Kabupaten Miaoli menyampaikan, barang-barang pribadi milik Pekerja Migran telah sewenang-wenang dikemas dan ditumpuk di jalan koridor asrama. Pemandangan kacau dan berantakan terpampang jelas di dalam asrama.
Tseng Wen-hsueh melanjutkan, setiap bulannya para Pekerja Migran dikenakan biaya asrama sebesar NT$ 3.500, tetapi mereka harus mendapat perlakuan yang tidak setara. Barang personal mereka dikemas tanpa izin dan diletakkan begitu saja di koridor asrama. Dan bahkan beberapa tempat tidur sudah ditempati oleh orang lain. (Sumber Foto: CNA News)
RTI Radio Taiwan International 












