Kasus pneumonia COVID-19 di India melonjak drastis belakangan ini. Setiap harinya, jumlah kasus baru COVID-19 di India mencapai rekor terbaru. Banyak rumah sakit di berbagai kota, kini kekurangan tempat tidur untuk merawat pasien.
Sebagian besar warga terpaksa mencari akal untuk merawat dan mengobati penyakit mereka sendiri di dalam rumah masing-masing. Namun demikian, harga obat-obatan, tabung dan generator oksigen di pasar setempat diberitakan melonjak tinggi. Ironisnya, obat-obatan palsu mulai beredar di tengah masyarakat, dan banyak orang harus merenggang nyawa karena mengonsumsi obat-obatan ilegal.
Media Inggris BBC mewartakan, India melaporkan jumlah kasus baru COVID-19 pada tanggal 26 April 2021, sebanyak 350.000 kasus. Angka di India tersebut merupakan yang tertinggi di dunia untuk lima hari berturut-turut.
Salah seorang warga di India mengaku, dirinya harus merogoh kocek sebesar ₹ 50.000 (atau setara dengan NT$ 18.650) untuk membeli satu tabung oksigen. Harga ini melonjak drastis dari yang semula hanya berkisar ₹ 6.000 (setara NT$ 2.239).
Wartawan BBC pun mencoba untuk menelepon dan bertanya perihal harga tabung oksigen, harga yang ditawarkan pun sangat beragam dan bahkan 10 kali lipat jauh lebih mahal dari biasanya. (Sumber Foto: CNA News)
RTI Radio Taiwan International 












