Seorang anak laki-laki berusia 7 tahun bermarga Huang (黃姓) dilaporkan mengalami mati otak, setelah merima bantingan samping dari pelatih judonya sebanyak 27 kali. Anak yang merupakan siswa dari sebuah Sekolah Dasar (SD) di Fengyuan, Taichung tersebut, kini berada dalam kondisi kritis dan tidak sadarkan diri.
Awalnya, pihak keamanan setempat memutuskan untuk tidak menahan, serta mengizinkan sang pelatih untuk kembali ke rumah, setelah menerima proses investigasi dan penyelidikan.
Keputusan awal tersebut mendapat pertentangan dari banyak pihak. Ayah dari anak yang menjadi korban sang pelatih pun , mengeluarkan pernyataan yang berbunyi, “Keadilan di Taiwan benar-benar sudah tidak ada”.
Dan tidak lama kemudian, pihak kepolisian setempat pun memutuskan untuk menahan kembali sang pelatih judo pada Sabtu malam (24/3). (Sumber Foto: TVBS News)
RTI Radio Taiwan International 












