Peristiwa memilukan yang menimpa Kereta Api Taroko Express pada awal bulan April kemarin diketahui merenggut 50 korban jiwa dan melukai 218 orang. Kejadian ini tentu memukul berat mayoritas warga Taiwan, terutama bagi anggota keluarga yang ditinggalkan.
Rasa solidaritas dari warga Taiwan pun langsung muncul ke permukaan, saat peristiwa ini pecah di hari pertama. Kementerian Kesehatan dan Kesejahteraan (MOHW) membuka rekening khusus diperuntukkan bagi mereka yang ingin membagikan donasi sumbangan dana.
Hingga pada tanggal 11 April 2021, total dana yang berhasil masuk ke dalam rekening MOHW telah melampaui NT$ 810 juta. MOHW diperkirakan akan menutup penerimaan sumbangan pada tanggal 15 April 2021, esok hari.
Otoritas berwenang pun telah menggelar konferensi pers, guna mengumumkan bagaimana membagi dana sumbangan tersebut. Dari seluruh total uang yang masuk, sepertiganya akan diberikan kepada anggota keluarga dari korban tewas kecelakaan Taroko Express 208, atau sekitar NT$ 270 juta.
Sedangkan sisanya akan dipergunakan untuk keperluan-keperluan lain, meliputi bantuan dana hidup, pengobatan medis, bantuan biaya hukum dan lain-lain.
Keputusan yang diumumkan oleh salah satu petinggi MOHW tersebut, ternyata mendapat pertentangan dari sebagian warga di Taiwan. Beberapa dari mereka bahkan mengeluarkan komentar seperti, “Bukankah tujuan sumbangan tersebut seharusnya diberikan sepenuhnya kepada seluruh korban? Siapa yang mengizinkan Anda menggunakan dana tersebut untuk keperluan lain?” (Sumber Foto: TVBS News)
RTI Radio Taiwan International 











