Seorang petani buah pepaya di wilayah Taichung harus tertunduk kecewa setelah melihat ladangnya diobrak-abrik oleh pihak yang tak dikenal. Lelaki berusia 24 tahun tersebut, terkejut melihat tumpukan buah pepayanya berserakan di atas tanah.
Buah-buah pepaya yang masih muda tersebut, jatuh ke tanah sebelum matang untuk dijual.
Petani bermarga Liu tersebut (劉姓) memposting kekecewaannya di salah satu grup Facebook. Diperkirakan ada 500 buah pepaya yang jatuh berserakan ke atas tanah dan sebagian besar dari buah tersebut belum matang.
Dirinya tidak menyangka ada pihak yang tega melancarkan perbuatan tersebut. Apalagi pemasukan petani Liu sangat bergantung pada penjualan buah pepaya. (Sumber Foto: CNA News)
RTI Radio Taiwan International 










