Cuaca terik mewarnai musim panas di Taiwan. Menurut data statistik yang dirilis oleh Administrasi Kesehatan Nasional (HPA) jumlah laki-laki yang terkenal serangan hawa panas (heatstroke) di Taiwan untuk tahun 2020 lebih tinggi 3 hingga 4 kali lipat dibandingkan perempuan.
Ketua Pusat Pengendalian Heatstroke Tri-Service General Hospital, Zhu Bo-ling (朱柏齡) memperkirakan, naiknya jumlah tersebut diakibatkan banyaknya pekerjaan outdoor yang harus dijalani oleh kaum pria. Di samping itu, keengganan pria mengenakan payung di bawah terik matahari, juga menjadi salah satu faktor penentu. (Sumber Foto: TVBS)
RTI Radio Taiwan International 











