Presiden Brasil, Jail Bolsonaro, diumumkan positif terinfeksi COVID-19 pada tanggal 7 Juli 2020 kemarin.
Pada tanggal 7 Juli 2020 kemarin, Presiden ke 38 tersebut diketahui menderita gejala batuk dan panas. Setelah melakukan pemeriksaan di rumah sakit milter Brasilia, ia pun didiagnosa telah tertular virus korona.
Selasa malam, Jair Bolsonaro muncul di depan para pendukungnya sembari menyampaikan jika kondisi kesehatannya tidak mengalami gangguan berat. Sambil mengenakan masker medis, Presiden Jair Bolsonaro meminta para pendukungnya untuk tidak perlu mencemaskan dirinya.
Presiden Jair Bolsonaro sebelumnya sempat mengeluarkan pernyataan bahwa epidemi COVID-19 bisa disembuhkan dengan hidroksiklorokuin dan azitromisin. Hidroksiklorokuin merupakan obat yang biasanya digunakan untuk mengobati penyakit malaria. Hingga hari ini belum ada bukti kuat yang dapat membuktikan jika kedua obat tersebut dapat menyembuhkan virus korona.
Presiden Jair Bolsonaro melanjutkan, dirinya sempat mengalami demam dengan suhu mencapai 38C. Namun demikian, gejala panas tersebut mulai mereda semenjak Senin malam. (Sumber Foto: CNA News)
RTI Radio Taiwan International 











