Kasus baru COVID-19 di kawasan Ibukota Beijing kembali pecah di tengah masyarakat. Sebelumnya sempat tersiar kabar jika virus korona ditemukan di talenan (papan pemotong) ikan salmon di pasar Xinfadi. Menanggapi hal tersebut, otoritas Beijing segera mengeluarkan perintah untuk menanggalkan seluruh produk ikan salmon yang dijual di banyak pasar. Norwegia yang selama ini menjadi negara pengekspor ikan salmon untuk kawasan RRT, juga telah diminta untuk membatalkan pengiriman produk mereka. Petinggi dari kedua kawasan juga telah bertemu dan menggelar rapat. Dalam pertemuan tersebut, dijelaskan jika produk ikan salmon asal Norwegia bukanlah sumber dari virus korona yang ditemukan di atas papan talenan pasar Xinfadi.
Menurut data statistik yang dirilis oleh Komisi Kesehatan Republik Rakyat Tiongkok (RRT), Beijing kembali mencatat 21 kasus baru COVID-19 pada tanggal 17 Juni 2020 kemarin. Gelombang wabah COVID-19 kedua di Beijing kali ini telah mencapai angka 158 kasus. Tim Penanggulangan Epidemi COVID-19 Beijing menyampaikan, situasi epidemi kali ini lebih rumit dan kompleks, yang mana membuat proses pengendalian akan berada di titik kritis. (Sumber Foto: CNA News)
RTI Radio Taiwan International 










