Peristiwa meninggalnya seorang pria kulit hitam Amerika Serikat akibat diinjak oleh petugas kepolisian Minneapolis pada tanggal 25 Mei 2020, menimbulkan kemarahan warga setempat. Ratusan warga Los Angeles memblokir jalan raya dan menghancurkan jendela mobil polisi kemarin. “The Black Lives Matter” menggelar aksi demonstrasi di pusat kota kemarin. Awalnya aksi protes ini berjalan damai, menjelang sore kumpulan massa bergerak menuju ke Highway 101 dan memblokir jalan yang tengah dilalui kendaraan warga lainnya. Bentrokan tidak dapat terhindarkan setelah massa mengepung mobil polisi.
Sebelumnya, George Floyd seorang penjaga klub malam di Minneapolis diberitakan sempat memberikan perlawanan saat hendak ditahan oleh pihak kepolisian. George Floyd dituduh telah mengedarkan uang palsu. Karena melawan, salah seorang petugas pun menginjak leher George Floyd hingga ia kehilangan nafas dan tewas. Aksi tersebut terekam di media sosial dan membangkitkan amarah netizen. Dalam video tersebut, terlihat George Floyd meminta ampun dan memohon agar aparat kepolisian melepas injakannya. (Sumber Foto: CNA News)
RTI Radio Taiwan International 









