Dikarenakan jumlah jadwal penerbangan internasional yang kian menurun di tengah wabah COVID-19, membuat 2 ekor panda di kebun binatang Calgary Zoo kesulitan mengonsumsi bambu segar. Oleh karena itu, pihak kebun binatang harus membuat keputusan yang sangat sulit, yakni akan memulangkan kedua panda tersebut ke Republik Rakyat Tiongkok (RRT) 3 tahun lebih awal.
Media RRT, China News Service menyampaikan, pihak Calgary Zoo pada tanggal 12 Mei 2020 (waktu Kanada) mengumumkan, di tengah kecamuk wabah COVID-19, warga Kanada sepertinya harus lebih awal mengucapkan selamat tinggal kepada kedua panda "Da Mao" dan "Er Shun", yang 'dipinjamkan' oleh pihak RRT kepada Kanada.
Pihak kebun binatang menambahkan, dalam 2 bulan terakhir, jadwal penerbangan internasional diketahui telah berkurang drastis. Hal ini telah memberikan dampak bagi distribusi dan pasokan bambu segar. Meskipun pihak perkebunan dari Calgary Zoo telah mengupayakan segala cara, tetapi perubahan di lapangan terjadi cukup signifikan, membuat pihak kebun kewalahan menanganinya. Belum lagi dengan kabar gelombang kedua penularan virus korona, yang dicemaskan akan muncul di kawasan setempat. (Sumber Foto: CNA News)
RTI Radio Taiwan International 










