Guna meredam dampak akibat kecamuk pandemi COVID-19, pemerintah India telah memberlakukan prosedur lockdown berskala nasional. Akibat dari kebijakan tersebut, sekelompok perantau yang berasal dari luar kota pun memutuskan untuk kembali ke kampung halaman dengan berjalan kaki sembari menelusuri rel kereta api. Karena jarak yang ditempuh terlampau jauh, membuat sebagian besar orang kelelahan dan jatuh tertidur di badan rel. Media setempat melaporkan, 16 orang diketahui tewas karena terlindas kereta barang dan beberapa orang harus dilarikan ke rumah sakit untuk memperoleh perawatan intensif.
Menurut penyidikan kepolisian setempat, sekitar 20 buruh perantau yang berasal dari kawasan Madhya Pradesh memutuskan untuk kembali ke kampung halaman dengan berjalan kaki sembari menyelusuri rel kereta api sepanjang 700 kilometer.
Pihak kepolisian menyampaikan, para perantau tersebut memutuskan untuk berjalan kaki pulang ke kampung, setelah sempat mengira bahwa kebijakan lockdown juga berdampak pada terhentinya jadwal kereta api setempat. Karena kelelahan, mereka pun tertidur di atas rel kereta api. Tragisnya,beberapa dari mereka pun harus tewas terlindas setelah kereta barang melintas pada pukul 05:15 subuh (8/5). (Sumber Foto: CNA News)
RTI Radio Taiwan International 










