History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Amerika Serikat

  • 13 April, 2020
Galeri
Amerika Serikat
Galeri
Amerika Serikat

Jumlah kematian akibat virus korona di seluruh kawasan Amerika Serikat telah melampaui angka 20.000 kasus. Dan untuk pertama kalinya dalam sejarah Amerika Serikat, seluruh dari 50 negara bagian setempat dinyatakan dalam status darurat. Pengumuman tersebut dinyatakan oleh Presiden Donald Trump di Wyoming pada tanggal 12 April 2020 (waktu Amerika Serikat).

Menurut data yang dirilis oleh John Hopkins University, total kematian akibat COVID-19 di AS telah melampaui 20.506 orang, yang mana jumlah ini menggantikan posisi Italia yang sebelumnya memiliki angka kematian tertinggi di dunia. Namun demikian, salah seorang petinggi Gedung Putih, Deborah L. Birx  Koordinator Manajemen Virus Korona, menyampaikan bahwa epidemi korona di AS belum mencapai “periode puncak”.

Meskipun kematian di Amerika Serikat merupakan yang terbanyak di dunia, tetapi jika dibandingkan dengan jumlah populasi, angka tersebut hanya menyumbang 1/6 dari total warga yang meninggal di Italia atau Spanyol.

Media USA Today mewartakan, di saat jumlah warga positif korona telah melampaui 520.000, otoritas negara bagian setempat pun mengeluarkan instruksi untuk para warga tidak melakukan aktivitas keagamaan massal merayakan Hari Paskah. Di Kentucky, Gubernur Andy Beshear menyampaikan bahwa setiap pelat nomor kendaraan warga yang menghadiri pertemuan besar akan dicatat dan hasilnya akan dikirim ke unit kesehatan setempat, untuk diperintahkan menerapkan prosedur isolasi rumah. Namun sayangnya, langkah tersebut mendapat kritikan pedas dari Senator Rand Paul.

Di California, pengadilan federal setempat menolak permintaan sebuah gereja di San Diego untuk menggelar upacara Paskah, meskipun pihak gereja telah mengambil langkah-langkah pencegahan epidemi, misal meminta jemaat yang hadir untuk mengenakan Alat Perlindungan Diri (APD). (Sumber Foto: CNA News)

 

 

Penyiar

Komentar