History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Tedros Adhanom Ghebreyesus

  • 10 April, 2020
Galeri
Tedros Adhanom Ghebreyesus
Galeri
Tedros Adhanom Ghebreyesus

Meski jumlah negara di Benua Afrika yang menjalin hubungan diplomatik resmi dengan Taiwan tidaklah banyak, namun hal ini tidak menyurutkan niat Taiwan untuk menggalang bantuan kemanusiaan di kawasan setempat. Sebelumnya tim kemanusiaan Taiwan telah menuju Benua Afrika untuk mengembangkan teknik pertanian setempat dan mempromosikan perawatan medis secara cuma-cuma bagi warga lokal. Di samping itu, Taiwan juga pernah menyumbangkan sepatu dan beras putih ke Benua Afrika. Pejabat Kementerian Luar Negeri Taiwan (MOFA) menyampaikan, “Sumber daya yang kami berikan ke Benua Afrika sebenarnya sangatlah banyak”.

Sebelumnya pada tanggal 8 April 2020, Sekjen Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), Tedros Adhanom Ghebreyesus, menuding Taiwan dan MOFA telah menyerang dirinya dengan perkataan rasial. Pernyataan yang disampaikan Tedros Adhanom Ghebreyesus di Jenewa tersebut, sontak saja mendatangkan kontroversi dan menjadi pemberitaan utama di mana-mana, terutama di Taiwan.

Proyek bantuan kemanusiaan yang digalang Taiwan di Benua Afrika, sebenarnya sudah berlangsung semenjak era tahun 1960-an. Pemerintah di kala tersebut juga membentuk sebuah komite teknik khusus, guna mempromosikan ragam bantuan kepada komunitas global.

Menilik data dari “International Cooperation and Development Fund (ICDF)”, Taiwan pertama kali mengirim tim dokter hewan ke Etiopia pada bulan Agustus 1963 silam. “Vaksin Republik Tiongkok” yang dibawa oleh tim dokter hewan Taiwan di kala itu, ternyata disambut dengan hangat oleh peternak setempat. Mereka pun berbondong-bondong sambil membawa ternak sapi mereka untuk diberikan vaksin oleh tim dokter Taiwan. Antusias dan sambutan hangat yang diberikan warga Etiopia di kala itu, mencerminkan nilai kepercayaan para warga terhadap bala bantuan yang diberikan tanpa rasa pamrih oleh otoritas Taiwan.

Meskipun Etiopia yang merupakan kampung halaman Sekjen Tedros Adhanom Ghebreyesus tidak menjalin hubungan diplomatik resmi dengan Taiwan, tetapi hal tersebut tidak serta-merta menyurutkan niat kemanusiaan warga Taiwan. Pada tahun 2012 hingga 2017, Taiwan memberikan subsidi bagi 3 pelajar asal Etiopia untuk mengikuti “Program Lokakarya Pelatihan Sumber Daya Manusia Internasional”. Di dalam lokakarya tersebut, para peserta dapat bertukar pandangan serta belajar perihal pemantauan lingkungan, manajemen bencana alam, pengelolaan kawasan perindustrian ilmiah dan strategi pengembangan energi terbarukan. (Sumber Foto: CNA News)

 

 

Penyiar

Komentar