Anthony Fauci, Ketua National Institute of Allergy and Infectious Diseases (NIAID) memperingatkan bahwa pandemi COVID-19 dapat membunuh 100.000 hingga 200.000 jiwa di Amerika Serikat dan menyebabkan jutaan warga terinfeksi. Pernyataan tersebut dilontarkannya dalam sebuah wawancara dengan media CNN setempat. Ketika ditanya perihal kurangnya sikap pemerintah dalam melakukan tes korona secara masif, Anthony Fauci menjawab bahwa otoritas Gedung Putih saat ini tengah melakukan lebih banyak tes daripada beberapa minggu yang lalu. (Sumber Foto: Google)
RTI Radio Taiwan International 










