Media Jepang, Nikken Asian Review menuliskan, perusahaan teknologi asal Amerika Serikat, Apple, awalnya berencana merilis ponsel cerdas iPhone dengan harga yang lebih terjangkau pada pertengahan musim semi tahun 2020 ini. Namun karena wabah "COVID-19" yang merebak luas di kawasan Republik Rakyat Tiongkok, membuat produksi komoditas ponsel cerdas tersebut harus mengalami penundaan. Pada tanggal 18 Februari 2020 kemarin, Apple merilis perkiraan pendapatan kuartal pertama (Q1) di tahun 2020 yang diprediksi akan menurun. Apple menambahkan, wabah epidemi "COVID-19" yang terjadi di awal tahun 2020 menjadi salah satu faktor utama dari melambatnya proses produksi ponsel-ponsel cerdas mereka. (Sumber Foto: CNA News)
Ekonomi
- 19 February, 2020
RTI Radio Taiwan International 










