Media aplikasi Whatsapp menggugat perusahaan spyware Israel-NSO Group, karena diduga telah membantu 20 otoritas negara, untuk menyusup masuk ke dalam data pengguna. Sebelumnya di pertengahan tahun 2019, perusahaan spyware Israel tersebut pernah menyusup ke dalam aplikasi Whatsapp. Pihak Whatsapp juga telah mengajukan keluhan ke pengadilan federal San Fransisco, Amerika Serikat, atas tindakan NSO Group tersebut. Negara-negara yang dicurigai mendapat keuntungan dari NSO Group; di antaranya Meksiko, Uni Emirat Arab, Bahrain dan lain-lain. (Sumber Foto: CNA News)
- 30 October, 2019
RTI Radio Taiwan International 










