History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Jelajah Kuliner 美食無國界 中秋美食 Kuliner Bulan Purnama

  • 16 September, 2024
Jelajah Kuliner
中秋烤肉 BBQ Ayam dan Daging

美食無國界Jelajah Kuliner

 

中秋美食 Kuliner Bulan Purnama

Tgl 17 September 2024 adalah hari pertengahan musim gugur atau sering disebut festival bulan purnama di pertengahan musim gugur, dan bisa saja kita sebut sebagai hari perayaan bulan purnama di musim gugur. Hari ini saya mengajak Anda menjelajahi suasana malam hari bulan purnama di Taipei khususnya. Di mana selama bertahun-tahun, masyarakat suka berBBQ di luar rumah atau di taman, ramai-ramai sekeluarga, dan kemudian berkembang menjadi ramai-ramai orang sekota. Bahkan pemerintah turun tangan menyediakan arena untuk bakar-bakar makanan agar tidak menciptakan marabahaya.

 

Orang Taiwan memang mempunyai kebiasaan membakar makanan atau berBBQ di depan rumah di malam bulan purnama cong jiu cie. Jadi tidak hanya menikmati kue bulan purnama yang manis legit, dan makan buah jeruk bali. Tetapi semua lebih condong bakar sate ala Taiwan.

 

Tapi di tahun ini, selain tidak ada hari libur panjang, juga banyak faktor yang membuat hasrat membakar sate menurun.

Beberapa faktor utama adalah mahalnya bahan makanan seperti daging dan hasil laut. Sementara akibat pandemi Covid-19, menyebabkan banyak keluarga yang perekonomiannya merosot, bahkan ada yang kehilangan pekerjaan selamanya. Dan juga kesadaran masyarakat untuk peduli lingkungan, selain sampah, terlebih-lebih asap yang menjadi polusi udara.

Tahun-tahun silam, hari festival bulan purnama menjelang sore, saya sudah tidak berani keluar rumah, jendela segera kututup rapat, karena semakin malam, udara akan kotor sekali, bau asap BBQ, masyarakat membakar daging dan sate akan seolah-olah membakar pulau Formosa ini. Kalau berjalan di gang gang perumahan, maka banyak orang yang jongkok di depan rumah, membakar makanan yang terdiri dari daging, hasil laut, maupun sayuran seperti jagung, paprika, bawang bombay dan apa saja. Bahkan pasar swalayan jauh-jauh hari sudah menjual segala perangkat BBQ, sebagian besar peralatan itu sekali pakai saja, yang sudah ada arangnya, dan nanti selesai BBQ semua dibuang menjadi sampah. Maka bayangkan akan menciptakan berapa banyak sampah, untuk satu hari perayaan malam bulan purnama Mid Autum Festival ini. Mungkin bulan pun menangis dibuatnya, karena mata pedas kena asap.

 

Syukurlah, menurut kabar dari para netizen sendiri, tahun ini minat bakar makanan di malam hari merosot besar. Semoga bisa lancar terus di tahun tahun ke depan, dan perayaan digantikan dengan kegiatan lain.

 

Sebenarnya, banyak juga orang yang merayakannya di restoran BBQ, karena menurut mereka harganya lebih murah daripada beli sendiri bahan-bahannya. Biasanya restoran BBQ, adalah resto all you can eat, bagi yang makannya banyak, pasti cuan sekali. Lagipula kalau di restoran, ada alat penghisap asapnya, dan tidak mencelakakan diri sendiri.dan satu lagi ada AC.

 Sebab kalau bakar sendiri, maka kita lah yang menghirup asap polusinya terlebih dahulu. Seperti halnya kalau Anda merokok sambil menggendong anak, atau duduk bersama anak-anak. Maka anak-anak Andalah yang Anda jerumuskan dalam bahaya polusi udara yang Anda ciptakan.

 

Sebenarnya tradisi berBBQ di hari hari besar, sudah mendarah daging, mungkin karena menganggur tidak ada kegiatan, maka mengapa tidak bakar bakar di depan rumah. Seperti masa kecil di Indonesia, ketika berwisata ke pedesaan maka suka sekali membeli jagung bakar yang dijual penduduk.

 

Tahun ini masyarakat Taipei masih disediakan lokasi khusus untuk pesta BBQ massal, yaitu di river side park Taipei, mulai sore pukul 5 Senin tgl 16 Sep hingga tgl 17 Sep selasa malam. Dan hanya diperolehkan berBBQ di tempat-tempat khusus yang disediakan dan juga ada jamnya, sehingga masyarakat boleh bermain-main sepanjang hari tetapi tidak boleh berBBQ sesuka hati kapan saja. Untuk menurunkan polusi udara akibat asap pembakaran. Dan ada petugas patrolinya untuk menjaga ketertiban. Bagi orang yang melanggar dan tidak mau mematuhi peraturan, akan dikenai denda setiap kali pelanggaran NT.1200 hingga NT.6000

 

Di psar swalayan banyak terjual paket lengkap BBQ, dari peralatan hingga bahan daging lauknya. Dan saosnya pun juga banyak pilihan, ada rasa khas Taiwan, rasa Jepang, rasa Korea, dan mungkin sekarang ada tambahan rasa Asia Tenggara termasuk rasa bumbu sate Indonesia.

 

Penyiar

Komentar