2024-07-15
美食無國界Jelajah Kuliner
Reformasi Sarapan Pagi 早餐的改革
Selamat datang di acara Jelajah Kuliner acaranya Maria Sukamto 歡迎收聽美食無國界, apa kabar para JK lovers para JKers? Semoga sehat sejahtera selalu jiwa dan raga.
Sampai sekarang pun saya masih menganut teori makan pagi yang banyak dan kenyang, banyak dalam arti banyak macam, ada buah dan ada bubur juwawut dan air jali. Kadang memakan nasi soto ayam atau nasi goreng di pagi hari. Bahkan dengan makan nasi soto rasanya seharian menjadi sangat bersemangat. Tetapi ada sebuah artikel kesehatan yang membuat saya tersadar, bahwa teori itu sudah lama sekali saya jalankan. Dan tampaknya sekarang sudah ada penemuan baru, yaitu pola makan dan gaya makan seharian harus berubah. Dan ini saya namakan sebagai Reformasi Sarapan Pagi 早餐的改革.
Pakar gizi mengatakan konsep Makan pagi bagai raja, makan malam bagai pengemis. Ini konsep sudah kedaluwarsa. Maksud makan pagi bagai raja, artinya jumlah makanan variasinya banyak bagaikan seorang raja sedang makan, sedangkan di malam hari dianjurkan makan sedikit saja jadi bagai pengemis yang tidak mungkin bisa banyak seperti raja. Akhli gizi mengatakan, teori makan pagi bagai raja itu cocok untuk masyarakat pertanian di zaman dulu, karena petani mulai bekerja di pagi-pagi hari dan pulang ke rumah di sore hari, mereka bekerja keras, sehingga makan paginya harus banyak. Tetapi konstruksi sosial masa sekarang sudah berubah, manusia tidak lagi bangun pagi-pagi bertani, malah kalau makan paginya terlalu banyak terlalu kenyang, mengakibatkan makan siangnya terganggu, tidak bisa makan banyak, dan sampai sore perut menjadi lapar ingin makan, sehingga makan camilan. Malah buruk bagi kesehatan.
Dulu berangkat bekerja ke sawah pagi-pagi pukul 5-6, sekarang berangkat ke kantor pukul 8-9 pagi, maka jeda makan pagi dengan makan siang hanya 3 jam saja, sehingga kalau makan pagi terlalu kenyang, makan siang terganggu, dan sore menjadi lapar mencari camilan pengganjal perut. Keadaan ini sulit mengontrol berat badan dan kesehatan yang prima. Dan bagaimana reformasi yang terjadi ?
Makan pagi harus sedikit saja, dan usahakan rendah kadar gulanya. Dan usahakan mengasup protein dan makanan yang berkadar lemak yang agak banyak, agar bisa melawan rasa lapar, dan menambah semangat kerja di pagi hari, mempertahankan efisiensi kerja. Bagi orang yang sakit lambung, juga tidak akan kelamaan berperut kosong. Asupan karbohidrat rendah di pagi hari akan menstabilkan gula darah, dan tubuh akan mulai mengurai lemak yang kita makan di pagi hari. Jadi konsepnya seperti pola diet 168. Yang puasa secara berkala dan tidak membuat lambung sakit.
Dan makan siang diperbanyak porsinya dengan nutrisi yang seimbang. Usai makan pagi, 3-4 jam kemudian dilanjutkan dengan makan siang, dan ini adalah saat makan yang paling penting bagi seseorang, karena di siang hari, harus makan yang banyak, bukan makan sedikit dan perbanyak kalinya. Melainkan makan tidak terlalu sering, tapi di siang hari makan porsi yang banyak. Baru bisa bersemangat sepanjang hari termasuk kecemerlangan otak dan stamina tubuh yang prima.
Lalu sampai pada saat makan malam, yaitu 6-7 jam setelah makan siang, porsinya sedikit saja asal cukup untuk membuat kita pulas tidur di malam hari. Mengapa di malam hari, kita makan yang pas saja tidak perlu banyak banyak? Karena makan malam berkaitan erat dengan tidur kita.
Pernahkah Anda mengalami saat mau tidur, perut kembung dan sulit tidur? Karena makanan yang kita asup di malam hari memerlukan waktu untuk dicerna, nasi dan makanan karbohidrat membutuhkan waktu 2 jam untuk dicerna, sedangkan daging ayam, ikan dan protein membutuhkan waktu 4 jam. Jika di hari ini Anda makan sejumlah besar daging berlemak tinggi, gorengan, maka waktu pencernaannya mencapai 6-8 jam. Meskipun jam makan malam Anda ajukan sampai jam 6 sore, tetapi kalau kebanyakan lemak, sampai tengah malam pun Anda belum bisa tertidur. Maka makan malam sederhana saja, protein yang sedang, cukup untuk mempertahankan otot kita saja.
Bagaimana dengan pola makan Anda sehari?
Kalau saya, siang makan nasi dengan lauk daging, sayur cah. Lauk dagingnya kadang 2 macam. Nasi terdiri dari nasi multigrain. Ada campuran beras kasar. Jadi tidak melulu beras putih saja.
Perbanyak makan daging ikan, tetapi sesuai anjuran ahli toxis Taiwan, kalau makan ikan, pilih ikan yang kecil, tidak lebih besar dari telapak tangan kita. Agar kandungan zat beracunnya rendah.
RTI Radio Taiwan International
RTI Radio Taiwan International 