History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Jelajah Kuliner 美食無國界國宴菜 蝦仁飯Nasi Udang

  • 10 June, 2024
Jelajah Kuliner
蝦仁飯 Nasi Udang

Jelajah Hidangan Jamuan Kenegaraan Taiwan 2024

國宴菜 Nasi Udang 蝦仁飯

Hari ini saya mengajak Anda menjelajahi salah satu menu hidangan jamuan kenegaraan pada tgl 20 Mei yang lalu. Yaitu nasi udang yang mengundang banyak prasangka dan juga masakan waluh ala orang Batak yang diperkenalkan oleh pendengar setia Basib Hasibuan.

Nasi Udang yang sebenarnya adalah makanan ringan rakyat jelata warga Tainan khususnya, tiba-tiba dimasukkan ke dalam daftar menu hidangan kenegaraan pada pesta malam hari pelantikan presiden Lai Jing de 20 Mei yl. Hidangan nasi udang ini disuguhkan bersama segelas teh susu mutiara yang menjadi minuman khas Taiwan yang sudah dikenal seluruh dunia.

Bagaimana cara membuat nasi udang ini? Kalau asli cara pembuatan di depot depot Tainan, maka nasinya dimasak lagi dalam kuah berbumbu bawang, sehingga nasi menjadi lembek seperti nasi tim yang kita kenal di tanah air. Sedangkan udangnya, menggunakan udang api membara, huo shao sia. Mengapa disebut sebagai udang api membara, karena ini udang khas di perairan Taiwan, di mana dalam keadaan mentah pun kulit udang sudah merah. Sehingga ketika kita melihat tumpukan udang ini dalam jumlah banyak, dari jauh kelihatan seperti seonggok api yang sedang membara. Karena merah sekali. Itulah sebabnya dinamai huo shao sia, udang api membara. Ciri khasnya, daging udang lebih lembut , dimasak setelah dibuang kulit nya, ditumis bersama minyak, bawang kecap merica. Dan biasanya ada order baru dibuat langsung. Itulah sebabnya, dalam pesta jamuan kenegaraan 20 Mei lalu di Tainan, chefnya turun tangan langsung menumis udang pada saat hendak disajikan. Jadi tidak bisa dimasak dulu. Tetapi harus pada saat hendak dihidangkan baru ditumis. Jadi bisa kita bayangkan, alangkah repotnya sang chef membuat 1000 porsi nasi udang untuk para tamu negara. Dari bentuknya seperti sederhana tetapi praktiknya cukup rumit tapi gurih dan enak.

 

Nah sekarang kita beralih ke berita RTISI tentang terowongan waluh yang mengundang komentar Basib Hasibuan dan berbagi masakan waluh ala orang batak. 

 

Klo orang batak masaknya pakai santan.

Cabe, b merah b putih, kemiri, kunyit di blender .

Santan mendidih supaya tidak mengental jgn lupa di aduk terasa santannya agar matang atau 3/4 matangnya masukkan labunya dan ikan asap. Karena lunak supaya ga hancur labu merahnya demikian kami menyebutkannya dan juga masukkan 3 menit kemudian ikan asapnya setelah dicuci bersih. Ini juga ikan asap ga boleh lama lama dlm bermandikan santan yg mendidih sebab sangat mudah lunak. Sebelumnya tentunya labunya harus bersih.

Labunya dicuci bersih dipotong sesuai keinginan biasanya agak besar dan tidak dikupas sebab pada saat makan labunya kulitnya yg keras jadi pegangan sebab ciri khas makan orang batak pakai tangan.

Wangi lembut apalagi ikan asapnya ikan air tawar. Iiiih kak Maria bikin ngiler diriku klo bikin pancingan mau masak. Memoriku langsung terbayang masa dulu dan dengan lincah telenjukku nulis resep yg bisa kuingat dlm pikiranku.

Manis, agak pedas, wangi tambah selara terus karena ada kunyitnya.

Warnanya kuning mirip kuah gule.

Jujur aja saya kaget klo ternyata di daerah lain bisa dibikin kolak cuma terheran heran sebab biasa di gulai sensasi beda pakai banget.

Salam satu kompor

 

tidak musti ikan asap kak, bisa juga ikan asin dibakar dulu? ikan dibakar dan setelah matang ikannya lalu di cuci .

Biasanya ikan asin yg daging tebal seperti jambal roti atau ikan lainnya. Kenapa di bakar dulu untuk memberikan aroma pada gulai tersebut. Yuuummmy tentunya.

Kebetulan ikan laut dari daerah kami sumbernya dari kota Sibolga di pinggir samudra Indonesia importir ikan laut ke provinsi lain termasuk pemaasok ke daerahku. Ingat dulu klo dari kampung hendak menuju ke kota padang naik busnya tengah malam ongkosnya murah nyampenya subuh di kota padang nya dan wangi baju dan badan terasa bau ikan asin karena busnya angkut ikan laut dan ikan asin. Jadi.ikut lengket di badan. Sedih ya...dikira kita pedagang ikan asin..apalagi naik angkot menuju rumah...orang sebelah kita mencium buanya aneh hahaha.

 

 

Penyiar

Komentar