History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Jelajah Kuliner 美食無國界Tulang Iga sapi masak Niangao 排骨年糕

  • 01 April, 2024

美食無國界 Jelajah Kuliner

Tulang Iga sapi masak Niangao 排骨年糕

 

Selamat datang di acara Jelajah Kuliner acaranya Maria Sukamto 歡迎收聽美食無國界

Pekan ini saya membuat masakan Tulang Iga (sapi) masak Niangao 排骨年糕 yang saat ini digandrungi sebagian besar orang yang sudah menonton sebuah sinetron kaliber film layar perak yang sudah diperkenalkan oleh kak Yunus di acaranya dan dalam film ini banyak kuliner tradisional Shanghai yang juga tidak asing bagi masyarakat Taiwan, mengingat Taiwan adalah wadah pertemuan aneka kuliner manca negara, maka kita bisa membeli bahan nian gao yaitu kue keranjang warna putih ( putih adalah warna asli tepung ketannya, dan kue keranjang yang kita kenal di Indonesia berwarna coklat karena memakai gula aren) kue keranjang putih ini tidak ada rasanya, jadi seperti irisan kue keranjang Korea warna putih memanjang seperti batang kapur tulis selinder yang namanya teok yang sering muncul dalam bentuk tumisan bersama daging dan kimchi. Atau dimasak dalam sup saos asam pedas ala Korea. Bisa terbuat dari beras atau ketan.

Mari kita membuat dulu kuliner yang sebenarnya adalah kudapan rakyat biasa warga Shanghai, yang kembali disorot setelah dimunculkan dalam film yang disutradarai oleh Wong karwai. Nah kita tidak membicarakan film tapi kulinernya.

 Kita membutuhkan tulang iga, terserah Anda memakai tulang iga dari hewan apa, pakai ayam goreng juga bisa karena titik berat dari kudapan ini adalah gorengan yang disantap bersama saos kecapnya. Dan uniknya tulang iga digoreng tepung dan kue keranjang putih yang sudah berupa irisan tipis pilih setebal 1 cm itu juga digoreng dalam minyak yang cukup banyak.

Untuk marinasi tulang iga, dibutuhkan kecap asin, bubuk merica putih, daun bawang, bawang putih dan sedikit cuka. Anda remas remas tulang iga yang berdaging itu agar meresap bumbunya, paling tidak direndam selama 15 menit, atau Anda bisa merendamnya sehari sebelumnya dan didinginkan dalam lemari es.

 Rendamannya juga bisa diberi tepung kanji dan sedikit minyak. Sekarang mari kita menggoreng tulang iganya, sebelum digoreng kita lumuri dulu tulang iga yang telah berbumbu dengan tepung kanji tipis, dan digoreng, pertama Anda goreng sekali saja dan diangkat, lalu kita goreng kembali menjadi goreng kedua kalinya. Tujuannya agar menjadi krispi.

 Kita sisihkan tulang iga gorengnya. Dan sekarang kita menggoreng kue keranjang putihnya yang sudah kita rendam dalam air. Goreng tapi jangan diaduk-aduk, karena bisa mengakibatkan satu sama lain melengket, dan kalau besar-besar ukuran kue keranjang putihnya maka goreng satu persatu saja. Lalu ditiriskan dari minyaknnya.

 Sekarang kita membuat sausnya, air semangkuk taruh dipanci, siram dengan 2 sendok kecap asin atau secukupnya, 2 sdm saos tiram, 2 sdm gula, cuka 1 sdt, masak dan cicipi rasanya, dan Anda bisa menambahi bumbu yang Anda rasa masih kurang mantap. Kalau kurang asin tambahi kecap dan garam. Dan kalau sudah pas, Anda kentalkan dengan air tepung kanji. Bagaimana cara menghidangkannya,

 Ambil sebuah piring, kue keranjang putih yang sudah digoreng ditaruh di bagian paling dasar, lalu tulang iga goreng ditumpuk di atasnya, lalu siram dengan saos kecap ini. Anda bisa memotong kecil kecil gorengannya dan kalau suka pedas, tentu saja kita bisa menambahi sambal.

 Sebenarnya ada lagi kudapan tumisan kue keranjang putih ala Shanghai ini. Dan mungkin sudah didominasi oleh tumisan kue keranjang putih atau teok Korea. Kalau yang ala Korea pakai saos merah, atau kimchi, sedangkan yang ala Shanghai ini cukup putih saja. Yaitu, direndam dulu kue keranjang putihnya dalam air, biasanya untuk tumisan, sudah terjual kue kernajang putih yang siap pakai artinya sudah diiris tipis tipis kecil-kecil, cocok untuk sesuap mulut. Nah, bahan tumisannya kita memakai sayuran hijau yang sudah diasinkan tetapi masih hijau, namanya shue li hung. Kalau di Indonesia Anda bisa menggunakan sayur asam iris kecil-kecil campur irisan sayur sawi, agar tidak terlalu asam rasanya. Dan sedikit irisan jahe, bawang putih, daun kucai, daun bawang, dan cabe merah agar tumisan menjadi cantik ada warna merahnya.

 Kita tumis dulu bawang putih, daun bawang dan jahe, kita beri kaldu atau air biasa lalu masukkan kue keranjang yang kecil-kecil khusus untuk tumis, dan beri kecap atau garam sedikit, aduk aduk, api jangan terlalu besar, kalau kering bisa ditambahi sedikit kaldu lagi. Dan kalau sudah lembek maka taburi dengan daun kucai dan cabe merah. Siap disantap seperti halnya kita makan mi goreng atau kuetiau goreng.

 Nah.... semoga bisa berimajinasi sambil menonton filmnya.

Penyiar

Komentar