History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Info Kita (B)

  • 05 September, 2024

Kecelakaan Nahas di Proyek Konstruksi Mitsui Shopping Park Kaohsiung, Dudukan Crane Tower Patah, Beban Penyeimbang Jatuh, 1 PMA Tertimpa dan Meninggal di Tempat

(Taiwan, ROC) --- Sebuah kecelakaan kerja fatal terjadi di lokasi konstruksi pusat perbelanjaan Mitsui di Guotai Road, Distrik Fengshan, Kota Kaohsiung, pada Minggu pagi hari ini (1/9). Insiden ini melibatkan robohnya crane tower yang mengakibatkan satu pekerja tewas dan satu lainnya luka-luka. Penyebab pasti kecelakaan masih diselidiki oleh Biro Ketenagakerjaan setempat.

Peristiwa nahas ini terjadi sekitar pukul 09.00 pagi hari, saat para pekerja sedang melakukan pengangkatan material baja. Saat crane tower berputar setelah menyelesaikan pengangkatan, tiba-tiba bagian dasarnya patah dan roboh. Akibatnya, pemberat crane jatuh menimpa seorang pekerja migran asal Vietnam bermarga Liu (劉姓), yang tewas seketika di tempat kejadian.

Operator crane bermarga Wu (吳姓) juga menjadi korban dalam insiden ini. Ia terjatuh dari ketinggian lebih dari 2 meter akibat robohnya crane,  mengalami luka robek di kepala, patah tulang di tangan dan kaki, serta kehilangan kesadaran. Rekan-rekan kerja segera menghubungi petugas pemadam kebakaran dan tim medis untuk memberikan pertolongan.

Sementara itu, seorang pekerja migran Vietnam bermarga Liu berusia 48 tahun dipastikan meninggal dunia di tempat kejadian setelah tertimpa pemberat crane.

Petugas masih berupaya mengevakuasi jenazah korban dengan menggunakan alat berat untuk memindahkan pemberat tersebut.

Bersama instansi terkait, Biro Ketenagakerjaan telah melakukan pemeriksaan di lokasi kejadian. Penyelidikan menyeluruh akan dilakukan untuk mengungkap penyebab pasti kecelakaan, termasuk dugaan kerusakan pada bagian dasar crane tower, serta menentukan pihak-pihak yang bertanggung jawab atas insiden ini.

 

Kawasan Mana di Taiwan yang Memiliki Jumlah PMA Terbanyak? Statistik: Angka Kaburan dan Kriminal Meningkat, Dicemaskan Menjadi Faktor Ketidakstabilan Sosial

(Taiwan, ROC) --- Jumlah kasus kriminal yang melibatkan pekerja migran asing di Taiwan meningkat dari 419 menjadi 537 kasus, menjadi faktor ketidakstabilan sosial.

Kementerian Ketenagakerjaan (MOL) mencatat bahwa hingga akhir tahun lalu, terdapat 753.000 PMA di seluruh Taiwan, dengan 132.000 di antaranya berada di Kota Taoyuan.

Angka ini menjadikan Taoyuan sebagai kota dengan jumlah dan proporsi PMA tertinggi di Taiwan, yaitu sebesar 17,5%. Seiring dengan itu, jumlah pekerja migran yang hilang kontak (kaburan) juga meningkat tajam, dari 2.240 orang pada tahun 2021 menjadi 4.776 orang pada tahun lalu.

Pada periode yang sama, kasus kriminal yang melibatkan pekerja migran juga meningkat dari 419 menjadi 537 kasus, menjadi faktor ketidakstabilan sosial.

Menanggapi tingginya angka PMA ilegal, Biro Ketenagakerjaan Kota Taoyuan telah meningkatkan upaya inspeksi untuk memahami kondisi kerja PMA.

Biro ini telah menetapkan beberapa rencana, termasuk "Rencana Peningkatan Inspeksi terhadap Pekerja Asing Ilegal", "Rencana Peningkatan Inspeksi dan Layanan Konsultasi bagi Warga Negara Asing", "Rencana Manajemen Informasi Dinamis Warga Negara Asing", dan "Rencana Peningkatan Inspeksi terhadap Pekerja Profesional Asing Ilegal".

Tahun lalu, Biro Ketenagakerjaan juga telah mengalokasikan anggaran sebesar NT$37,7 juta untuk melakukan lebih dari 40.000 inspeksi lapangan, guna meningkatkan kualitas inspeksi pekerja migran.

 

Peraturan Terkait yang Harus Ditaati

1. Mengadakan pemeriksaan kesehatan secara berkala :

Setelah Anda memasukkan negara untuk bekerja minimal 6 bulan, 18 bulan dan 30 bulan sebelum(setelah) 30 hari, harus ke rumah sakit yang ditentukan pemeriksaan kesehatan. Perubahan peraturan ROC tahun 2016 ǵbulan 11tanggal 5 telah berlaku mulai berlaku direct-hiringǴpenuh 6 bulanǵhal yang sama berlaku untuk 30 hari sebelum dan sesudah 18 bulan dan 30 bulan.

2. Mengurus Kartu ARC dalam batas waktu yang ditentukan

Dalam waktu 15 hari setelah masuk Taiwan, majikan atau petugas agensi akan membawa Anda dilengkapi dengan dokumen yang diperlukan untuk memohon kartu ARC (izin tinggal) dan cap sidik jari di counter pelayanan kantor imigrasi terdekat di daerah Anda menetap

3. Majikan harus sesuai waktunya melaporkan tanggal kedatangan Anda, mengurus surat ijin kerja dan perpanjangannya :

Anda, mengurus surat ijin kerja dan perpanjangannya : Setelah pertama kali masuk Taiwan dan memenuhi syarat pemeriksaan kesehatan, dalam waktu 3 hari setelah masuk Taiwan, majikan harus mengisi Surat Laporan Masuk Negeri Bagi PMA yang Dipekerjakan Majikanȩ, dan dapatkan persetujuan dari otoritas lokal yang kompeten Surat Laporan Masuk Negeri Bagi PMA yang Dipekerjakan Majikan,akan di keluarkan oleh otoritas yang berwenang, dalam 3 bulan sejak tanggal sertifikat,sesuai dengan Layanan Perencanaan Kehidupan bagi PMA.

Dalam waktu 15 hari setelah PMA masuk taiwan anda akan diberikan sertifikat dan dokumen yang terkait lainnya untuk memohon izin kerja pada MOL(apabila Anda meninggalkan Taiwan dalam jangka waktu 3 hari hingga 15 hari setelah masuk Taiwa,anda tetap harus mengurus ijin kerja sesuai peraturan). Apabila termasuk golongan pekerja konstruksi khusus dan skala besar, pada saat ijin kerja Anda habis, apabila perlu melakukan memperpanjang masa kerja, maka dalam waktu 60 hari sebelum masa kerja habis majikan harus mengurus permohonan perpanjangan ijin kerja tsb ke MOL

4. Majikan Anda harus sama dengan yang tertera pada surat ijin kerja :

Anda tidak boleh ganti majikan atau pekerjaan tanpa ijin dari MOL.

5. Jenis pekerjaan dan lokasi kerja harus sama dengan yang tertera pada surat ijin kerja .

Anda tidak boleh melakukan jenis pekerjaan lain atau bekerja di tempat lain selain yang tertera pada ijin kerja.

6. Sebelum masa kerja berakhir, Anda dapat berunding dengan majikan mengenai perpanjangan kerja, dan harap perhatikan hal-hal berikut ini :

1.Apabila Anda dan majikan telah sepakat untuk tidak memperpanjang masa kerja dan ingin pulang, maka dalam waktu 14 hari sebelum masa kerja berakhir mesti melakukan pemutusan kontrak, melakukan prosedur verifikasi pemutusan kontrak dan majikan mesti membantu mengatur kepulangan Anda.

2.Apabila Anda dan majikan sepakat untuk memperpanjang kontrak di saat masa kerja berakhir, dalam waktu 2 bulan s/d 4 bulan sebelum masa kerja berakhir, majikan asal mesti mengajukan permohonan perpanjangan kontrak ke MOL.

3.Apabila Anda dan majikan sepakat untuk tidak memperpanjang kontrak, dan pindah majikan di saat masa kerja berakhir, maka majikan asal mesti mengajukan permohonan pindah majikan ke MOL.

7. Hal hal yang harus diperhatikan jika di Taiwan pekerjaan anda seperti yang tertera di bawah ini :

1.Kalau Anda bekerja sebagai perawat rumah tangga dan pihak yang dirawat meninggal dunia, mintalah majikan Anda dalam waktu 30 hari secepatnya mengajukan perubahan pihak yang dirawat ke MOL, bekerja dengan majikan baru yang mempunyai hubungan saudara dengan majikan sebelumnya atau bekerja dengan majikan yang lain,atao bisa melalui MOL mengurus pengantian majikan atau perkerjaan.

2.Untuk pekerja nelayan, pada saat anda tiba di Taiwan, majikan seharusnya membantu Anda untuk mengurus Surat Ijin ABK, surat ini harus dikembalikan ke majikan jika Anda habis kontrak dan pulang ke negara asal, surat Ijin ABK harus di kembalikan kepada majikan

8. Selama bekerja di Taiwan Anda mesti membayar pajak pendapatan sesuai peraturan (lihat lamp.3 , 4).

Sesuai peraturan undang-undang perpajakan Taiwan, PMA yang bekerja di Taiwan semestinya dikenakan pajak pendapatan.

9. Selama bekerja di Taiwan, Anda dilarang untuk memproduksi, mengedarkan, menjual, memberikan, menggunakan atau memiliki obat terlarang seperti opium, morfin, kokain, mariyuana dan amphetamine, dan obat obatan terlarang lainnya bila didapati akan dikenakan hukuman, melewati keputusan dari MOL, akan diputus kontrak-kerjakan dan diperintahkan untuk keluar negeri, serta tidak dapat kembali bekerja di Taiwan.

Penyiar

Komentar