Masjid Agung Taipei, sebagai jantung komunitas Muslim di Taiwan, tak hanya menjadi tempat ibadah, tetapi juga aktif dalam mempromosikan budaya Indonesia. Pada tanggal 29 Juni lalu, masjid ini untuk pertama kalinya menjadi tuan rumah "Festival Indonesia di Taiwan". Acara ini diselenggarakan dengan tujuan untuk mempromosikan budaya Indonesia dan mendorong pertukaran budaya bilateral antara Indonesia dan Taiwan.

(keterangan: suasana bazar di Halaman Masjid Agung Taipei)
Festival ini dibuka dengan lantunan suara merdu anak-anak yang membacakan ayat suci Al-Qur'an. Pertunjukan mengaji ini membawa suasana religius dan menyejukkan hati para pengunjung. Setelah itu, giliran PCINU Taiwan menampilkan pertunjukan musik islami hadrah dengan penuh penghayatan, menciptakan suasana yang syahdu dan damai.

(foto: pertunjukan mengaji anak-anak)

(foto: Pertunjukan musik hadra dari PCINU)
Festival ini juga dimeriahkan oleh 12 stan bazar, termasuk stan dari Kantor Dagang dan Ekonomi Indonesia di Taipei (KDEI Taipei), Indonesian Diaspora Network in Taiwan (IDN Taiwan), Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama Taiwan (PCINU Taiwan), dan Asia Money Fintech Company (AMFC), serta stan-stan lainnya yang menjual pakaian dan makanan khas Indonesia.
Salah satu kegiatan yang menarik adalah DIY mewarnai sajadah kain batik dan DIY kerajinan bros. Pengunjung dapat berkreasi dan membawa pulang hasil karya mereka sendiri.
Ibu Kartika Dewi, Wakil Ketua IDN Taiwan, dengan penuh semangat mengajari para pengunjung cara mewarnai kain batik. Beliau dengan sabar menjelaskan teknik-teknik membatik dan berbagi cerita tentang sejarah dan makna batik dalam budaya Indonesia. Antusiasme para peserta terlihat jelas dari wajah mereka yang penuh konsentrasi dan kegembiraan saat mewarnai kain putih.

(keterangan: Ibu Kartika Dewi (kiri) sedang mengajari pengunjung mewarnai sajadah batik)
Kolaborasi yang terjalin dalam "Festival Budaya Indonesia di Taiwan" ini menjadi bukti nyata semangat persatuan dan gotong royong antar umat Muslim di Taiwan. Masjid Agung Taipei, dengan perannya sebagai fasilitator, telah berhasil menyatukan berbagai pihak untuk bersama-sama mempromosikan budaya Indonesia dan membangun hubungan yang semakin erat antara Indonesia dan Taiwan.
RTI Radio Taiwan International 
