Satu ember emas ? acuan tabungan manusia modern ( Part 2 )
Berbagai faktor pendukung kehidupan lainnya yang juga meningkat dan menjadi lebih mahal terkait biaya hidup masyarakat, misal : harga bahan baku, biaya transportasi, administrasi sekolah, BBM, DLL yang juga turut meningkat cukup tinggi dalam kurun waktu tiga dekade terakhir. jadi ada baiknya untuk menilik kembali permasalahan terkait besaran ember emas pertama bagi masyarakat modern zaman sekarang.
Namun ada sebagian orang yang percaya bahwa tidak ada definisi khusus untuk ember emas pertama dengan alasan bahwa setiap orang memiliki perspektif pengelolaan finansial yang berbeda, setiap orang punya metode dan caranya sendiri untuk menabung dan perencanaan masa depannya.
Mengapa masyarakat Taiwan begitu fokus dengan ember emas pertama ? apakah ini adalah sebuah kultur yang sudah ditanamkan semenjak dini oleh masyarakatnya, mengapa begitu penting bagi mereka untuk selalu mengingatkan kepada anak dan cucu mereka terkait seberapa pentingnya perencanaan yang matang terkait kondisi finansial. terlepas dari seberapa banyak jumlah tabungan yang dapat ditabung, menabung itu adalah sebuah hal yang penting dan krusial untuk hari depan. sepertinya ini juga bukan menjadi rahasia lagi apabila warga Taiwan memang gemar menabung.
Dilansir dari Cmoney.tw yang menyatakan bahwa ada sebuah perbedaan pandangan hidup yang cukup kentara untuk penggunaan uang serta manajemen finansial bagi warga Taiwan. dalam laman tersebut yang menyebutkan sebuah data survei dari situs web asal Amerika Serikat yang menyatakan bahwa lebih dari 62% warga AS memiliki saldo di akun mereka yang kurang dari 1000 USD. fakta ini cukup membuat kebanyakan warga Taiwan kebingungan, dengan alasan bahwa Amerika adalah sebuah negara yang besar yang memiliki berbagai teknologi canggih dan tergolong sebagai sebuah negara adidaya yang maju, namun mengapa warganya tidak memiliki kebebasan finansial yang sesuai dengan ekspektasi.
Jumlah tabungan yang rendah bagi warga AS adalah sebuah misteri, semenjak tahun 1980, tingkat tabungan warga AS kurang dari 20%, pada tahun 2010 jumlahnya hanya berada di angka 10%, dalam periode yang sama angka ini di Taiwan sudah melebihi 50%. jadi apa yang menjadi penyebab utama dari rendahnya nominal tabungan warga AS, apakah benar warga AS mayoritas tidak memiliki uang kontan ? sebelum membahas lebih lanjut terkait mengapa warga AS tidak suka menabung mari kita kupas dulu mengapa warga Taiwan gemar dan suka sekali menabung demi hari depan.
~ Tabungan yang cukup untuk anak dan cucu.
Bagi mayoritas orang tua di Taiwan yang selalu menyisihkan biaya pendidikan untuk anak agar sang anak tidak perlu khawatir terkait masa depan anak cucu mereka. perencanaan itu sudah matang bahkan sebelum anaknya lahir, semua pengeluaran dan biaya terkait masa depan anak seperti biaya pengobatan, biaya sekolah, properti pertama untuk anaknya, pengobatan di hari tua dan lain sebagainya adalah sebuah tanggung jawab yang sangat besar untuk diemban bagi orang tua. ini sudah mendarah daging bagi kebanyakan warga Taiwan yang memegang teguh janji dan komitmen kepada sang leluhur, agar anak dan cucu dengan marga yang sama dapat hidup dengan nyaman dan tentram di kemudian hari tanpa harus memikirkan berbagai permasalahan hidup lainnya.
Maka dari itu metode dan corong perspektif seperti ini sudah mendarah daging selama ribuan tahun dan masih dijalankan hingga hari ini. maka kembali dengan survei diatas, sementara budaya barat yang lebih mengedepankan metode Carpe Diem, adalah sebuah frasa dalam bahasa latin yang artinya secara literasi adalah petiklah hari ini. artinya gunakan hari ini sebagai momen penting, percayalah sesedikit mungkin pada hari esok, jadi apa yang terjadi di hari ini nikmatilah dan apa yang terjadi esok hari biarlah menjadi sesuatu yang akan kita pikirkan esok hari.
Gamblangnya adalah semuanya orang punya pemasukan dan kendali akan pemasukannya, namun yang berbeda adalah cara pikir serta perspektif dari setiap budaya terkait pengelolaan uang. ada yang tidak begitu suka dengan menabung dengan berbagai alasan, ada juga yang berpikir harus selalu menyisihkan sedikit dari pemasukan agar kelak dapat bermanfaat dan tidak merepotkan orang lain. tidak ada yang salah dan benar disini, melainkan sebuah pandangan hidup terkait menabung.
Pantau terus yows..
RTI Radio Taiwan International
RTI Radio Taiwan International 