(Taiwan, ROC) --- Di Yilan, warga menyaksikan seorang ibu mengendarai motor dengan membawa ikan yang ukurannya tiga kali lebih lebar dari motornya di jalan. Video yang diunggah kemudian memicu diskusi.
Beberapa netizen mengatakan bahwa ikan tersebut diikat seperti busur panah. Sebenarnya, metode mengikat ikan ini disebut metode busur ikan, yang merupakan cara umum yang digunakan pedagang ikan.
Namun, polisi menyatakan bahwa tindakan ibu tersebut yang membawa ikan besar sebenarnya melanggar peraturan lalu lintas, dan dapat dikenakan denda berkisar NT$300 hingga NT$600.
Ibu tersebut mengendarai motor dengan hati-hati sambil menjaga keseimbangan setang motor, karena membawa ikan yang sangat besar di atas motornya, yakni lebarnya mencapai tiga kali lebar motor.
Warga yang melihat pemandangan menarik ini segera merekamnya, mengatakan ini adalah pemandangan sehari-hari di Yilan.
Mereka mengatakan dari jauh terlihat seperti busur panah, dan benar saja, ikan yang dibengkokkan seperti demikian memang mirip busur, dan ini adalah metode khusus mengikat ikan yang disebut metode busur ikan.
Ikan segar tersedia untuk dipilih, dan cara menangani ikan setelah mendarat menguji keterampilan para nelayan, karena semua orang yang makan dan membeli ikan berharap bisa mendapatkan ikan segar yang bagus. Metode busur ikan adalah cara penanganan yang umum digunakan para pedagang ikan.
Seorang pedagang ikan, Nona Zhu mengatakan, "(Metode busur ikan) membuat ikan terlihat lebih menarik, seperti ini, ya seperti ini, memberikan kesan bahwa ikan baru saja ditangkap.
Metode busur ikan adalah teknik tradisional mengikat ikan, di mana ikan diikat membentuk busur, itulah mengapa disebut metode busur ikan. Konon dapat memperpanjang waktu hidup ikan. Metode ini terdiri dari tiga tahap, meliputi pengikatan awal, pemberian air, dan pengikatan air.
Selama prosesnya, ikan masih bisa bernapas dan dapat mencegah cedera akibat melompat-lompat. Beberapa konsumen percaya ikan yang ditangani dengan metode busur terlihat lebih segar, tetapi beberapa ahli menunjukkan bahwa teknik ini bisa menyebabkan daging ikan menjadi tegang dan mempengaruhi kualitas dagingnya.
Ibu tersebut mengendarai motor dengan menarik trailer yang memuat seekor ikan tuna hitam. Pemandangan ini terlihat di Donggang, Pingtung. Meskipun masyarakat memiliki berbagai cara mengangkut ikan, mereka tetap harus memperhatikan peraturan untuk menghindari denda.
Menurut Peraturan Keselamatan Lalu Lintas Jalan, barang yang dibawa kendaraan roda dua tidak boleh melebihi 10 cm dari tepi setang. Lebar motor umumnya sekitar 70 cm, dan ikan ini diperkirakan tiga kali lebih lebar dari motor, dan tentu saja jelas melanggar peraturan.
Wakil Kepala Pos Polisi Nanfang'ao, Cabang Su'ao, Xu Wen-long (許文龍) mengatakan, "Kasus ini dapat dikenakan denda sesuai Undang-undang Pengelolaan Lalu Lintas Jalan, dengan denda berkisar NT$300 hingga NT$600."
Baik menangkap, menjual ikan atau mengonsumsi ikan, tidak hanya harus diantar dalam kondisi segar, tapi ikan juga harus diantar dengan kondisi yang aman. Kali ini seekor ikan besar yang lebih lebar dari motor muncul di jalan, membuat teknik pengangkutan ini secara tidak terduga menjadi topik pembicaraan para warga.






