Perancah Bangunan RS NTU Roboh, 1 PMI Ditemukan Namun Sudah Tak Bernyawa
(Taiwan, ROC) Kemarin (21/4) pukul 08:00 pagi, tembok bagian luar bangunan rumah sakit NTU (National Taiwan University Hospital) sedang dalam perbaikan, namun perancah mendadak runtuh, menimbulkan suara benturan yang keras membuat warga setempat terkejut. Warga di lokasi kejadian mengemukakan, di tempat kejadian ada seorang pekerja yang belum ditemukan, hingga subuh pagi ini (22/4) berkisar pukul 03:00, petugas pemadam kebakaran melakukan pencarian di tumpukan perancah setinggi 3 lantai, setelah ditemukan, yang bersangkutan sudah tidak bernyawa.
Menurut laporan yang disampaikan, kecelakaan ini terjadi karena pihak kontraktor meletakkan besi-besi perancah yang telah dibongkar di sekitar perancah yang digunakan, dikarenakan terlalu berat sehingga menyebabkan perancah roboh. Kementerian Ketenagakerjaan telah memeriksa untuk memastikan apakah kejadian ini melanggar peraturan standar keselamatan kerja konstruksi pasal 41 dan pasal 46, dan akan ditindaklanjuti.
Menurut laporan, di lokasi kejadian ada seorang pekerja yang tidak ditemukan, pihak kontraktor memindahkan tumpukan perancah secara manual sepanjang malam, pada tanggal 22 April 2025 sudah dikonfirmasikan oleh pihak kontraktor, pekerja yang malang adalah pekerja migran asal Indonesia (Suyatman, 49 tahun), dalam kondisi sudah tidak bernyawa, dan kejadian ini akan diserahkan kepada kepolisian untuk ditindaklanjuti.
Sempat Diculik dan Berhasil Diselamatkan, Pekerja Migran Ini Malah Dituntut: Ternyata Bersekongkol dengan Sindikat Penipuan
(Taiwan, ROC) --- Seorang pekerja migran status hilang kontak (ilegal) asal Vietnam bermarga Ruan (阮姓) yang menjual kartu ATM palsu ke sindikat penipuan diculik karena sebagian kartu ternyata tidak bisa digunakan. Para penculik kemudian meminta tebusan dari istri Ruan.
Setelah jaksa menangkap sindikat tersebut dan Ruan diselamatkan, dia juga dituntut karena terlibat penipuan dan statusnya sebagai pekerja migran hilang kontak.
Menurut siaran pers yang dirilis oleh Kejaksaan Distrik Taichung pada Selasa kemarin (22/4), Ruan yang merupakan pekerja migran ilegal, bergabung dengan sindikat penipuan yang beranggotakan orang Vietnam dan Indonesia. Dia bertanggung jawab mencari akun-akun bank atau kartu ATM yang bisa dipergunakan, dan telah menipu 3 warga Taiwan dengan total kerugian NT$308.000.
Awalnya, anggota sindikat penipuan lainnya termasuk Xiao (蕭姓) dan rekan-rekannya membeli kartu ATM dari Ruan, tetapi karena sebagian kartu tidak bisa digunakan, Xiao dan 4 orang lainnya menculik Ruan di distrik Wuri pada Januari tahun ini. Mereka membawanya ke wilayah Yilan, menahannya dan memukulinya dengan tongkat.
Mereka meminta tebusan VND3,2 miliar dari istri Ruan di Vietnam dan mengancam akan membunuhnya atau mengirimnya ke Kamboja jika tidak dituruti. Akhirnya istri Ruan membayar tebusan sebesar VND300 juta.
Pada 9 Januari 2025, jaksa memimpin tim khusus untuk menangkap Xiao dan 4 tersangka lainnya, akhirnya Ruan berhasil diselamatkan. Setelah interogasi, jaksa menilai Xiao dan 4 tersangka lainnya terbukti melakukan penculikan dan pemerasan, serta ada kemungkinan menghilangkan bukti dan berkolusi.
Meskipun Ruan adalah korban, dia juga terlibat dalam kejahatan penipuan dan merupakan pekerja migran dengan status ilegal. Atas kejahatan dan kerugian yang diakibatkan oleh perbuatannya sendiri, Ruan kemudian dituntut atas tuduhan penipuan dan akan diadili sesuai dengan hukum yang berlaku di Taiwan.
1.Apa kebaikannya kalau anda bekerja legal di Taiwan?
Bagi PMA yang bekerja legal di Taiwan, selain bisa mendapat gaji yang semestinya didapat, juga bisa menikmati jaminan logis hak dan kepentingan pekerja. Bila selama bekerja tidak melanggar peraturan tapi harus pulang ke negara asal karena hubungan kerja terputus atau masa kerja habis atau karena tidak lulus pemeriksaan kesehatan dan setelah berobat kemudian memenuhi persyaratan kesehatan, bisa mengajukan permohonan visa untuk bekerja di Taiwan, tapi jumlah waktu kerja di Taiwan tidak boleh lebih dari 12 tahun.Tetapi bagi PMA perawat rumah tangga yang memenuhi persyaratan tertentu dapat memperpanjang batas waktu kerja sampai dengan 14 tahun.
2.Apa akibatnya kalau selama bekerja di Taiwan kabur dari tempat kerja ?
Berdasarkan peraturan Undang-Undang Pelayanan Kerja pasal 73 dan 74, bagi PMA yang absen bekerja selama 3 hari berturut-turut dan kehilangan kontak akan dicabut ijin kerjanya, dipulangkan ke negara asalnya dan tidak boleh bekerja lagi di Taiwan ; dan bagi PMA dalam masa kabur tsb bekerja secara ilegal akan didenda antara 30,000 dolar Taiwan sampai 150,000 dolar Taiwan, tidak boleh datang bekerja lagi di Taiwan.
3.Bila tidak diketahui jejaknya, bagaimana menanganinya ?
a.Kalau selama kerja di Taiwan hak dan kepentingan Anda dirugikan, harap meminta bantuan lewat saluran yang disediakan oleh MOL, pekerja ilegal yang bekerja sambilan di tengah masyarakat mudah dikuasi, diperas dan dirugikan oleh majikan atau agensi gelap, jika cedera atau sakit juga tidak ada jaminan askes dan jamsostek, karena tidak bisa berobat melalui jalur normal, saat mengalami paksaan hak asasinya pun tidak mendapatkan jaminan perlindungan hukum. Jika Anda adalah tenaga kerja gelap atau kaburan, MOL mengimbau Anda untuk melaporkan diri dan meminta bantuan hukum lewat instansi di bawah ini:
◎Saluran konsultasi dan peng aduan tenaga kerja『1955』
◎ Kantor Imigrasi Tim Operasi Khusus di berbagai tempat
◎ Kantor Kepolisian di berbagai tempat. ◎ Kantor Konsulat Negara Pengekspor PMA
◎ Pusat Konseling PMA di berbagai kab/kota
◎ Pelayanan pengaduan konsultasi PMA di Bandara Internasional Taiwan (Bandara Internasional Taoyuan dan Kaohsiung)
b.Untuk memberantas masalah sosial maraknya kerja sambilan ilegal dan untuk menjamin hak dan kepentingan PMA legal, apabila majikan mempekerjakan PMA ilegal, bisa dikenakan denda paling tinggi sebesar 750,000 dollar Taiwan, selain itu berlaku sejak tanggal 11 September 2015 MOL telah menaikan bonus pengaduan PMA ilegal, diantaranya untuk pengaduan perekrutan ilegal (atau media ilegal) PMA kaburan, setiap kasus pengaduan bisa mendapatkan bonus maksimal sebesar 70,000 dolar Taiwan berdasarkan jumlah PMA kaburan yang tertangkap. Harap manfaatkan saluran pengaduan PMA ilegal bebas pulsa 0800-000-978 atau menghubungi Saluran konsultasi dan peng aduan tenaga kerja『1955』 untuk melakukan pelaporan.
RTI Radio Taiwan International
RTI Radio Taiwan International 
