Warga AS gemar Zyn, apa dan mengapa ? ( Part 1 )
Tembakau tanpa asap beredar cukup lama dipasaran, produknya pun dijual dalam berbagai bentuk bagi orang dewasa dan cukup digemari oleh pasar walau dengan peminat dan konsumen yang dapat dikatakan belum begitu besar apabila dibandingkan dengan beberapa produk yang sudah beredar di pasar terkait penggunaan tembakau dan berbagai produk yang berhubungan dengan tembakau. beberapa ada yang dikunyah seperti apa yang sudah kita tonton dalam berbagai film koboi Amerika Serikat dan beberapa pemain baseball yang nampaknya asyik dalam mengunyah produk tembakau ini. saat ini produk tembakau tanpa asap - smokeless tobacco dipandang oleh masyarakat sebagai alternatif yang tidak terlalu bahaya apabila dibandingkan dengan produk tembakau konvensional, misal rokok. kini sudah bukan rahasia lagi apabila para konsumen sedang mencari alternatif produk penyalur nikotin yang tidak harus dibakar untuk konsumsinya. kantong kecil berwarna putih yang mengandung nikotin dengan tawaran beberapa varian rasa yang kian populer saat ini.
Dilansir dari Statista yang menyebutkan bahwa sejauh ini toko serba ada atau Convistore merupakan tempat paling umum untuk membeli produk tembakau tanpa asap di AS, pada tahun 2022 toserba As menghasilkan 8.9 miliar USD dari produk tembakau kunyah dan produk tembakau konvensional. jenis tembakau tanpa asap ini menguasai hampir seluruh pasar, sementara itu penjualan tembakau tanpa asap oleh produsen pun kian meningkat. sebuah pasar dan cuan yang cukup besar, dari 2.13 miliar USD pada tahun 2001, penjualan ini tumbuh sebesar 133% menjadi 4.96 miliar USD pada tahun 2021. Untuk konsumsi tembakau tanpa asap paling umum berada di wilayah selatan dan barat Amerika Serikat, yang merupakan wilayah dengan konsumsi tembakau tertinggi secara umum, dimana tingkat prosentase 21% lebih banyak oleh pria daripada wanita. khusus untuk kantung nikotin, pangsa konsumen terbesar berusia dari 35 tahun hingga 54 tahun. Zyn merupakan merek kantong nikotin yang paling populer saat ini dengan penjualan dunia sebanyak 3.3 miliar unit.
Apa itu Zyn ?
Dilansir dari NPR yang menyatakan bahwa Zyn adalah kantong putih kecil yang berisi bubuk nikotin, tersedia dalam 10 varian rasa dengan dosis 3 milligram dan 6 milligram. setiap wadahnya berisikan 15 kantong nikotin dan cara pemakaiannya adalah dengan meletakkan kantong kecil ini di antara gusi dan bibir. secara perlahan bubuk nikotin ini akan larut di dalam mulut dan kemudian akan diserap untuk masuk ke dalam aliran darah manusia.
Awalnya produk ini ditujukan untuk membantu pengguna untuk menghentikan kebiasaan dalam mengkonsumsi produk tembakau konvensional misal rokok, produk ini menjadi alternatif yang mendapatkan respon positif dari para pengguna karena tidak berasap, tidak mengganggu orang sekitar dalam penggunaannya dan tidak membuat resiko yang kesehatan yang lebih parah apabila dibandingkan dengan perokok aktif. meskipun kantong pembungkus dari Zyn tidak mengandung penyebab kanker, namun produk ini cukup adiktif dan telah menimbulkan berbagai kekhawatiran di kalangan regulator dan para pengamat yang mengkhawatirkan bahwa produk tersebut dipasarkan kepada pengguna di bawah umur.
Pada bulan April 2024, Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat mengeluarkan peringatan kepada 119 toko eceran karena telah menjual produk Zyn kepada anak dibawah umur. Philip Morris International sebagai pemilik tunggal dari produk ini mengatakan kepada NPR bahwa penelitian yang menemukan bahwa usia rata-rata produk ini adalah 39 tahun. bahkan tidak jarang ditemukan para artis dan selebriti yang juga mulai menggunakan produk ini serta mendukung produk tembakau alternatif sebagai arah hidup yang baru, maka tidak heran apabila Tucker Carl yang dikenal sebagai publik figur kondang yang selalu memberikan respon baik terkait penggunaan Zyn via media sosial. Sekali lagi bahwa Phillip Morris International menyatakan bahwa tidak ada satupun influencer ataupun publik figur yang dibayar untuk menjadi endorser dari produk ini.
Sebagian besar daya tarik dari Zyn adalah bahwa kantong nikotin ini tidak akan menimbulkan resiko gangguan pernafasan seperti produk rokok, ataupun perangkat penyalur nikotin misal Vape, snuff, snus, DLL. beberapa pengguna menyukai kantong nikotin ini dengan alasan bahwa penggunaannya tidak mencolok ataupun mengganggu orang sekitar dan tidak mengeluarkan bau dan aroma yang mencolok. ditambah pengguna tidak perlu lagi meludah dengan frekuensi yang cukup banyak apabila dibandingkan dengan tembakau kunyah yang dapat terlihat pada pemain baseball AS. tidak jarang para ahli dan pengamat yang sering membandingkan produk Zyn dengan produk tembakau lainnya misal mengunyah tembakau, merokok atau vaping. secara umur produk, kantong nikotin adalah produk yang cukup baru yang beredar di pasaran kurang lebih satu dekade, maka dari itu dampak jangka panjang dari kantong nikotin terhadap kesehatan manusia masih belum diketahui, ditambah perlu ada uji klinis serta penelitian menyeluruh terkait produk ini. secara teknis produk kantong nikotin tidak dapat dikategorikan sebagai tembakau tanpa asap, sehingga Badan Pengawas Obat dan Makanan ( FDA ) tidak mengaturnya seketat produk rokok ataupun tembakau kunyah. tanpa data jangka panjang, kita tidak dapat memastikan apakah atau bagaimana paparan akan bahaya produk ini bagi kesehatan seseorang. Melansir data dari University of Health Center Amerika Serikat bahwa efek samping dari penggunaan kantong nikotin sejauh ini hanya meliputi : iritasi pada gusi, sakit mulut, cegukan, mual, dan resiko kecanduan nikotin yang sejauh ini menjadi resiko tertinggi dari produk ini.
Pantau terus yows, bersambung di pekan depan.
RTI Radio Taiwan International
RTI Radio Taiwan International 