Masakan Taiwan itu masakan tiongkok kah? bagaimana kuliner Taiwan mencerminkan identitas yang berbeda ( Part 2 )
Dilansir dari Commonwealthmagazine.com yang menjabarkan bahwa kuliner Taiwan adalah identitas hybrid yang terdiri dari beberapa gabungan budaya, termasuk budaya Aborigin Taiwan, Jepang, dan Tiongkok ( yang lebih fokus ke budaya Minnan, Hakka, dan Fujian ). dengan demikian identitas kuliner Taiwan menjadi sebuah kuali masak yang mengandung beberapa bumbu serta rempah etnis dan budaya.
Masyarakat Taiwan gemar mengkonsumsi sebuah sup hangat yang sudah tidak asing lagi, dikonsumsi oleh hampir semua warganya tanpa mengenal batasan usia dan jenis kelamin, yaitu Sup Miso - 味增湯 ( adalah racikan kacang kedelai yang difermentasi dan mampu memberikan rasa umami ) menjadi bagian penting dalam diet warga Taiwan. selain itu juga ada sup mie sapi - 牛肉麵 yang merupakan hidangan yang dikenal luas dalam masakan Taiwan, sejarah mencatat bahwa hidangan ini berasal dari imigran dari Tiongkok - provinsi Shichuan. kala itu seorang Jendral dan politisi kelahiran Beijing yang mempopulerkan sebuah paham negara Demokrasi atau Republik Tiongkok ( ROC ) dan kalah perang dalam sebuah Saudara Tiongkok dan menjadi pemimpin de facto partai Nasionalis Kuo Min Tang ( KMT ) yaitu bapak Chiang Kai Shek yang lebih kita kenal sebagai presiden pertama Taiwan.
Pada saat itu, Presiden pertama Taiwan bersama datang ke Taiwan bersama dengan 1.2 juta pengikutnya pada bulan Oktober 1949. maka tidak heran apabila kuliner Taiwan zaman sekarang terdapat esensi Tiongkok yang cukup vokal, menjadi sebuah cikal bakal ataupun landasan penting bagi perkembangan sosiologi makanan. Berikutnya ada kuliner Aborigin yang berkontribusi tinggi menambahkan keragaman kuliner, dalam bukunya Cassidy A Pfau juga telah menuliskan bagaimana makanan Taiwan mendefinisikan identitas orang Taiwan, terutama di tengah meningkatnya ketegangan Geopolitik dengan Tiongkok. dalam satu pengamatannya, dirinya menuliskan tentang “ Desa-desa Aborigin yang telah didirikan di Taiwan untuk mempromosikan kuliner Aborigin setempat. jadi bagi suku Aborigin, makanan mereka mendefinisikan identitas unik yang hanya ada di Taiwan.
Semua contoh ini dengan jelas menunjukkan bagaimana Taiwan telah menjadi campuran atau tempat peleburan dari berbagai budaya dan bangsa, dalam hal ini, identitas yang terbentuk bersifat inklusif dan bersifat Pan-Asia yang tentu menggambarkan koneksi Taiwan dengan negara-negara lain di Asia. ragam makanan Taiwan yang kita kenal hingga hari ini adalah sebuah proses yang cukup lama, butuh lebih dari 100 tahun agar dapat menjadi makanan yang cukup populer di saat ini. misal : Beef Noodle 牛肉麵, Soup Dumpling 湯包, Minced Pork Rice 滷肉飯, Mango Shaved ice 芒果冰沙, Scallion pancake 蔥油餅,Pineapple cake 鳳梨酥,Pearl milk tea 珍珠奶茶, DLL. sudah cukup intim dengan orang-orang yang tinggal di negara ini.
Identitas Taiwan, sejarah mencatat bahwa awal tahun 1980-an di Taiwan ketika negara ini tengah mengalami berbagai protes pro-demokrasi. pada periode inilah Taiwan perlahan menjadi negara demokrasi, orang-orang yang memiliki paham yang sejalan dan bermufakat ingin membuat Taiwan menjadi negara demokratis bersama-sama membangun dan mendirikan sebuah partai Partai Politik Demokratik pada tahun 1986, semenjak saat itulah untuk pertama kalinya dalam sejarah Taiwan bahwa ada partai rival yang memiliki paham kenegaraan yang berbeda selain KMT yang telah berkuasa selama beberapa periode. dimana paham KMT yang percaya pada pengembangan hubungan yang kuat antara Taiwan dan Tiongkok, dimana uniknya setiap ada acara kenegaraan paham kenegaraan ini pun tercermin dalam kuliner Taiwan, Partai KMT tidak memberikan prioritas yang pantas pada kuliner Taiwan, dan hidangan Taiwan seringkali dikecualikan dari jamuan makan tingkat tinggi.
Namun seiring waktu, paham ini pun mulai berubah ketika DPP mulai berkuasa, dan makanan lokal Taiwan pun mulai dihidangkan langsung dalam jamuan makan acara resmi kenegaraan. inilah yang disebut identitas yang terlepas dari paham seberang, meski topik ini hanya bicara soal makanan saja namun tren kenegaraan ini terlihat menjadi lebih menonjol dalam kurun waktu beberapa tahun terakhir, dimana persentase warga Taiwan yang menganggap diri mereka sebagai “ Orang Taiwan telah meningkat dari 17.6% di tahun 1992 menjadi 55.8% pada tahun 2018. ( lansiran Commonwealth )
Perlawanan identitas ini masih berjalan hingga saat ini, salah satu caranya untuk membedakan kuliner Taiwan dari kuliner Asia lainnya adalah promosi penggunaan bahan-bahan segar dan asli dalam memasak. selain itu juga masih ada contoh yang sangat kentara minuman asal Taiwan yang telah mendunia dan tidak jarang bahwa minuman ini menjadi penanda perbedaan yang cukup signifikan yaitu Bubble Tea - adalah sejenis minuman berbasis tapioka yang dicampur dengan berbagai minuman segar seperti teh susu, jus segar, teh merah, DLL. minuman ini seringkali dijadikan sebagai hidangan penting dalam acara kenegaraan, yang juga sekaligus mendongkrak status kenegaraan Taiwan.
Pantau terus yows..
RTI Radio Taiwan International
RTI Radio Taiwan International 