History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Jalan-jalan 08042025 - Tempat Baru Tersembunyi di Taman Budaya dan Kreatif Songshan

  • 08 April, 2025
Jalan-jalan - RtiFM Online Selasa
Toko buku menarik tersembunyi di Taman Budaya dan Kreatif Songshan (foto: IG junyuan2000)

Peluncuran Pertunjukan Cahaya di Jembatan Taiping, Hadirkan Pengalaman Malam Spektakuler

Acara "Harmoni Cahaya dan Musik di Taiping" resmi menandai dimulainya operasional malam di Jembatan Taiping. Digelar pada 28 Maret di Plaza Jembatan Taiping, acara ini berlangsung megah dengan kehadiran berbagai tamu kehormatan, termasuk Wakil Direktur Kantor Pengelola Kawasan Pemandangan Nasional Alishan, Wu Zhe-hong (伍哲宏), Penasihat Senior Kantor Kepresidenan, Zhang Bo-ya (張博雅), perwakilan anggota legislatif Taiwan, serta berbagai instansi dan komunitas lokal. Kehadiran mereka menandai babak baru dalam pengembangan wisata malam di Jembatan Taiping.

Kepala Kantor Pengelola Kawasan Taman Nasional Alishan, Huang Yi-ping (黃怡平), menegaskan komitmennya untuk mengembangkan industri pariwisata berbasis keberlanjutan. Tujuan utama program ini adalah menghidupkan kembali potensi operasional pariwisata lokal serta mendorong pertumbuhan ekonomi regional.

Jembatan Taiping sendiri memiliki daya tarik yang berbeda di setiap musim. Saat diselimuti kabut, pengunjung akan merasa seolah berjalan di atas awan. Di hari yang cerah, pemandangan luas wilayah Yunlin, Chiayi, dan Tainan dapat terlihat dengan jelas. Ketika senja tiba, cahaya keemasan matahari terbenam memancarkan keindahan di perbukitan, sedangkan di malam hari, pengunjung disuguhkan panorama malam yang memukau. Tak heran, tempat ini menjadi favorit wisatawan dan bahkan masuk dalam daftar "100 Destinasi Wisata Terbaik Taiwan" versi Ditjen Pariwisata Taiwan.

Dalam upaya meningkatkan daya tarik wisata malam, Kantor Pengelola Kawasan Taman Nasional Alishan memperkenalkan pertunjukan cahaya dan suara di Jembatan Taiping. Dengan memanfaatkan arsitektur jembatan yang unik serta panorama gemerlap Dataran Chianan, pertunjukan ini dirancang untuk menghadirkan pengalaman audiovisual yang memukau. Lima jenis musik latar dipadukan dengan permainan cahaya yang dinamis, menciptakan suasana yang spektakuler dan memperpanjang keseruan aktivitas di Desa Taiping dari siang hingga malam.

Memasuki tahun kedelapan operasionalnya, Jembatan Taiping kini menawarkan jam operasional malam setiap hari Sabtu pukul 18.00–20.30, bertepatan dengan peresmian pertunjukan cahaya dan suara ini. Sebagai bagian dari promosi, tersedia tiket spesial "Taiping Starlight Package" seharga NT$300 (harga asli NT$340), yang mencakup tiket masuk serta set teh sore di Yundu Tea House, sebuah kafe populer yang menyajikan minuman khas dan hidangan penutup beraroma teh.

Selain itu, wisatawan juga dapat mengikuti workshop pembuatan pot bunga keramik dengan anggrek pegunungan yang dikombinasikan dengan pengalaman naik Jembatan Taiping di malam hari. Paket spesial ini ditawarkan dengan harga NT$800. Dengan kegiatan ini, pengunjung tidak hanya bisa menikmati panorama malam yang menawan, tetapi juga merasakan keindahan seni dan alam di kawasan pegunungan Taiping.

Jembatan Taiping (foto: Facebook Taiwan di Indonesia)

Jumlah Turis dari 3 Negara di Asia Tenggara yang Berkunjung ke Taiwan Menyusut

Ditjen Pariwisata menyampaikan, bahwa jumlah pengunjung dari Singapura, Vietnam, dan Malaysia menurun di tahun 2024 lalu.

Dilansir dari CNA, pengunjung dari Singapura mengalami penurunan paling banyak, turun 5,41% dari tahun sebelumnya, diikuti oleh Vietnam, turun 2,94%, dan Malaysia, turun 0,02%.

Ditjen Pariwisata berspekulasi bahwa perlambatan perjalanan pasca-COVID-19 menyebabkan penurunan tersebut. Selain itu, yen Jepang yang melemah menarik wisatawan ke destinasi lain tahun lalu.

Ditjuen terkait mengutarakan, akan memperkuat kerja sama dengan industri perjalanan Singapura. Mereka juga berencana untuk berkolaborasi dengan influencer Malaysia untuk memperkenalkan pengalaman perjalanan baru.

Tahun ini, kantor administrasi di Bangkok mengundang fotografer Thailand Kankavee dan seniman grafiti Benzilla ke Taiwan untuk mengerjakan proyek karya 3D yang ditampilkan di gerbong MRT dan Stasiun Bangkok Mass Transit System, menawarkan penumpang Thailand pengalaman mendalam akan keindahan Taiwan.

Taiwan menyambut 7,85 juta pengunjung tahun lalu, hampir 1,4 juta lebih banyak dari tahun 2023. Turis Jepang berjumlah 1,31 juta, meningkat 42,35% dari tahun ke tahun, diikuti oleh 1,19 juta pengunjung dari Hong Kong dan satu juta dari Korea Selatan.

Pengunjung dari Filipina ke Taiwan melampaui 460.000 tahun lalu, menempatkan negara itu pada posisi kelima dalam jumlah pengunjung untuk pertama kalinya. Pemerintah mengatakan Filipina adalah sumber pengunjung Asia Tenggara terbesar ke Taiwan tahun lalu, diikuti oleh Malaysia dengan sekitar 380.000 pengunjung, Singapura dengan 370.000, Thailand dengan 350.000, dan Vietnam dengan 340.000.

Pelancong Taiwan yang keluar negeri mencapai 16,84 juta tahun lalu, meningkat 42,84% dari tahun 2023. Pengunjung Taiwan ke Jepang melampaui rekor 6 juta, diikuti oleh 2,77 juta pengunjung ke Tiongkok dan 1,42 juta ke Korea Selatan.

Salah satu bagian di Bandara Internasional Taoyuan (foto: Skytrax)

Taman Hiburan “Qianqiao Valley Cow Ranch” di Yunlin Mengajakmu Berinteraksi dengan Berbagai Binatang Ternak sekaligus Bersantai di Akhir Pekan

Bila Anda mencari tempat wisata alam yang menyenangkan di akhir pekan, khususnya bagi orang tua dan anak, maka “Qianqiao Valley Cow Ranch”(Chanchauku) di Yunlin bisa menjadi pilihan.

Bagian depan dari taman hiburan ala peternakan ini dipenuhi dengan lukisan sapi yang lucu. Selain itu, boneka sapi hitam putih yang lucu juga dapat Anda temukan di dalamnya, mulai dari taman, kursi, rumput, dinding, bahkan di tiang penunjuk jalan, memberikan kesan peternakan lucu bagi para pengunjung.

Ekologi alam taman ini juga bagus. Anda dapat merasakan pengalaman memberi makan sapi. Ketika sapi melihat rumput, mereka akan datang dengan patuh. Padang rumput yang luas, langit biru dan awan putih, pagar kayu, dan sapi-sapi lucu, terutama di saat cuaca cerah akan membuat Anda merasa seperti telah melakukan perjalanan melalui padang rumput Eropa dalam sedetik.

Setelah puas menikmati kesenangan di peternakan ini, Anda juga dapat menikmati makanan lezat di dalamnya. Ada restoran yang menyediakan aneka pizza dan makanan ala Barat yang bisa menjadi pilihan untuk mengakhiri liburan menarik di tempat ini.

Alamat: No. 182-32, Jalan Dongxing, Kotamadya Lunbei, Kabupaten Yunlin

Jam buka: Hari kerja 09:00–19:00 / Hari libur 09:00–20:00

Telp : (05) 6969845

Area tempat berfoto yang menarik di Chanchauku / Qianqiao Valley Cow Ranch (foto: Wantogo)

Tempat Baru di Songshan Taipei Berupa Perpustakaan dan Toko Buku Unik

Tahukah kamu ada tempat menarik baru yang tersembunyi di Taman Budaya dan Kreatif Songshan, Taipei? Tempat tersebut sejatinya merupakan toko buku sekaligus perpustakaan yang merupakan alih fungsi dari pemandian bersejarah. Tempat ini memiliki beraneka ragam buku desain, majalah, novel, serta tiga ruang baca yang menakjubkan.

Toko buku ini menggunakan struktur pemandian asli dan merenovasinya melalui teknik desain yang modern dan sederhana. Desainnya terinspirasi oleh pemandian umum Jepang. Dari proses berganti pakaian, mandi, hingga berendam di bak mandi, terciptalah gambaran layaknya pemandian air panas di dalam ruangan, menjadikan membaca sebagai sebuah ritual.

Bookbath: Tempat duduknya berbeda dari tempat duduk perpustakaan pada umumnya dan mengadopsi desain tempat duduk bertingkat, sehingga memberikan orang perasaan seolah-olah dapat membenamkan diri dalam buku tanpa hambatan apa pun.

Bath House: Teras ventilasi dan ubin bunga dari masa kolonial Jepang dipertahankan. Bak mandi berbentuk setengah lingkaran dan keseluruhan ruangan bagaikan lukisan alam, perpaduan sempurna antara kesederhanaan dan modernitas.

Breath: Teras asli pemandian itu terbuka ke luar. Taman rahasia ini direncanakan ulang oleh perancang lanskap dan diubah menjadi seperti taman rahasia Monet, yang memungkinkan orang bersantai dalam suasana alam!

Alamat: No. 133, Guangfu South Road, Distrik Xinyi, Kota Taipei (dekat Museum Desain, Taman Budaya dan Kreatif Songshan)

Jam buka: Selasa hingga Minggu 10:00 – 18:00 (Tutup pada hari Senin dan hari libur nasional)

Harga tiket: NT$50 untuk tiket masuk, NT$40 untuk tiket grup (10 orang atau lebih), gratis untuk tiket diskon

Transportasi umum: Jalan kaki sekitar 10 menit dari Exit 1 Stasiun MRT City Hall atau Exit 5 Stasiun MRT Sun Yat Sen Memorial Hall

Toko buku menarik tersembunyi di Taman Budaya dan Kreatif Songshan (foto: junyuan2000)

Penyiar

Komentar