(Taiwan, ROC) --- Setelah Tahun Baru Imlek, Taiwan mengalami kekurangan stok darah. Kantor Distrik Shetou di Changhua mengadakan kegiatan donor darah pada tanggal Minggu kemarin (16/3). Seorang pengusaha kaos kaki setempat turut berpartisipasi dengan memberikan bonus telur belanak bagi para pendonor.
Pendonor yang menyumbangkan darah 250CC akan mendapatkan 1 potong telur belanak seberat 4 liang (sekitar 150 gram), sedangkan yang mendonorkan 500CC akan mendapat 2 potong, dengan total persediaan terbatas 250 potong.
Dengan harga pasar NT$700 per potong, total nilai telur belanak ini mencapai NT$175.000. Pengusaha tersebut sambil tersenyum mengatakan, "Kalau mau memberi ya yang besar sekalian." Ia berharap ide ini dapat mengajak lebih banyak orang untuk berpartisipasi dalam donor darah.
Di halaman depan kantor distrik terdapat beberapa kotak yang berisi potongan-potongan telur belanak, yang ukurannya hampir lebih besar dari telapak tangan. Telur ini bukan untuk dijual, melainkan untuk diberikan kepada para pendonor darah.
Masyarakat yang mendonorkan darah 250CC akan mendapat satu potong telur belanak seberat 4 liang, donor 500CC mendapat dua potong. Dengan harga NT$700 per potong dan persediaan terbatas 250 potong, senilai total NT$175.000, tidak heran kemudian banyak orang rela mengantre di tengah suhu dingin demi mendapatkan telur belanak ini.
Pengusaha kaos kaki setempat menjelaskan, kegiatan donor darah tahun-tahun sebelumnya selalu memberikan hadiah berupa barang-barang praktis seperti handuk dan kaos kaki.
Namun tahun ini mereka memutuskan untuk keluar dari kebiasaan terdahulu dan memberikan sesuatu yang berbeda, dengan berani memberikan telur belanak yang berkualitas tinggi sebagai bentuk penghargaan atas antusiasme para pendonor darah. Hal ini membuat masyarakat memuji kedermawanan mereka.






