History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Dua Sisi - 2025-03-12

  • 12 March, 2025

Siapa yang mampu beli rumah di Taiwan ? ( Part 2 ) 

Maka tidak heran apabila setelah gedung ini rampung dan mulai mencari calon pembeli, banyak warga yang merasa keheranan dengan luas tanah ini. warga yang tinggal di sekitar dari gedung ini berpendapat bahwa awalnya tanah ini adalah sebuah lapangan parkir, akibat program revitalisasi pemerintah tersisalah “ 5 kotak ruang parkir mobil “, dan dibangunlah unit apartemen ini menjulang sebanyak 6 lantai. harga sewa perbulan yang mencapai 150.000 ~ 200.000 NTD per bulan, rasio fasilitas publik 64%, sudah kecil dan mahal pula. tidak sedikit netizen yang beranggapan bahwa harga rumah di Taiwan semakin tidak masuk akal, namun uniknya “ ada yang beli “. 

Kembali ke fokus harga properti di Taichung, satu tahun setelah kasus ini terjadi dan masih digodok oleh pihak yang berwajib hingga saat ini, harga properti di bilangan distrik Beitun malah menjadi semakin mahal dan subur, pertumbuhan harga rumah di bilangan itu diperkirakan hampir menyentuh 1 miliar NTD. kok malah naik ? apakah para pengamat dan ahli tidak memiliki data yang akurat ? atau para taipan Taiwan tidak memahami rumus real estate ? atau pemerintahnya korup ? tentu masih terdapat berbagai alasan terkait harga properti yang kian melambung ini. 

Kebijakan pemerintah setempat terkait harga rumah memang berkontribusi tinggi, namun dibalik semua itu alasan utamanya adalah adanya dana-dana dukungan dari pihak tertentu, tidak salah adalah para orang kaya yang memiliki uang lebih untuk menjadikan properti sebagai salah satu produk investasi terbaik di Taiwan. kerjasama dengan pemerintah dan kontrol yang longgar menjadikan pasar properti menjadi target investasi yang cukup sehat. 

Dilansir dari Storm.mg yang menyatakan bahwa hal ini memungkinkan para orang kaya dan taipan mendapatkan timbal balik dari bisnis ini, kebanyakan dari mereka akan menginvestasikan uangnya di sektor real estate, tidak hanya di Taiwan begitupun juga investasi asing. Secara jargon, rumah adalah aset utama masyarakat Taiwan dan juga merupakan produk keuangan utama bagi para investor. ada untung dan rugi pada saat berinvestasi di pasar saham, emas, dan berbagai produk investasi lainnya. namun hampir tidak ada resiko yang tinggi atau kerugian yang signifikan ketika berinvestasi dalam pasar properti dalam jumlah besar. malah yang ada semakin besar uang yang digelontorkan dalam pasar ini, maka semakin besar pula sari manis yang dapat dinikmati di kemudian hari. inflasi global dan berbagai kemerosotan ekonomi sama sekali tidak berdampak pada pasar properti Taiwan. 

Dilain sisi terdapat juga berbagai kebijakan pemerintah yang tampak tidak duduk berdampingan dengan rakyat, baik DPP maupun KMT yang nampaknya tidak pro dengan rakyat terkait kebijakan dan UU properti. sebetulnya penurunan harga properti di Taiwan secara menyeluruh pernah terjadi di tahun 2016, namun setelah partai DPP yang telah berkuasa selama dua periode terakhir membuat harga rumah kembali meningkat, selain itu pajak barang mewah, registrasi harga riil properti, kebijakan integrasi properti dan tanah semuanya merupakan kebijakan baru yang diusungkan oleh parti Kuo Min Tang. 

Lalu apa yang menjadi program penting dari partai oposisinya DPP ? integrasi real estate dan tanah versi 2.0, pendaftaran harga riil versi 2.0, DLL yang dipercaya oleh rakyat bahwa ini kebijakan ini mungkin hanya berdampak pada rumah pra-penjualan ( Pre-project Selling ) dan rumah mewah. maka tidak heran apabila beberapa program pemerintah yang juga sudah mencanangkan program pembangunan rumah yang sepenuhnya dirancang dan dibangun oleh Pemda misal Rusun galangan pemerintah yang sudah ditunggu oleh warganya. 

Apa kata Dua Sisi : 

saya tidak menganjurkan Anda untuk berinvestasi atau membeli real estat. Mengevaluasi kemampuan, kondisi, dan alokasi aset diri sendiri adalah hal yang paling penting. Bagaimanapun, pinjaman rumah adalah suatu kewajiban yang tetap harus dibayar, mari kita fokuskan kepada dua hal dibawah ini :

1. Tingginya harga perumahan di Taiwan berbeda dengan negara-negara lain. Kerja sama jangka panjang pemerintah telah memungkinkan sejumlah besar uang mengalir ke sektor real estat, yang merupakan latar belakang lingkungan yang jarang terlihat di negara lain. Bahkan mungkin semakin buruk perekonomian, semakin baik pula pasar perumahan.

2. Memang ada banyak faktor yang tidak menguntungkan bagi harga rumah saat ini, dan memang benar bahwa beberapa wilayah lingkar dalam telah jatuh atau wilayah lingkar luar telah berhenti naik. Hal ini benar, tetapi masih terlalu dini untuk menafsirkannya sebagai "pembelian rumah yang ideal ". 

Pantau terus yows.. 

Penyiar

Komentar