消失中的台灣味酸柑茶 Rasa Yang semakin Pudar
美食無國界Jelajah Kuliner
消失中的台灣味酸柑茶
Hari ini saya mengajak Anda menjelajahi salah satu minuman Taiwan yang mengalami kepunahan, sudah sedikit orang tahu, dan sudah diperoleh karena tidak ada yang jual, dan yang bisa membuat juga semakin sedikit. Apa namanya, yaitu teh jeruk tradisional :
Teh Jeruk Asam yang Mulai Menghilang di Taiwan
Teh Jeruk Asam adalah minuman teh tradisional yang berasal dari budaya suku Hakka. Teh ini lahir dari sifat hemat dan bijaksana masyarakat Hakka dalam memanfaatkan sumber daya.
Jeruk kepala harimau (虎頭柑, hǔ tóu gān) merupakan salah satu persembahan yang digunakan masyarakat Hakka saat perayaan Tahun Baru Imlek. Karena rasa buahnya yang kurang enak, jeruk ini biasanya tidak dimakan. Seiring waktu, kandungan airnya menguap, dan jeruk tersebut akhirnya hanya dibuang.
Namun, masyarakat Hakka, dengan semangat hemat dan bijaksana, memanfaatkan buah ini. Suku Hakka terkenal sebagai kelompok suku yang pandai memanfaatkan semua bahan, semua bisa disulap menjadi makanan enak. Dan sangat cocok dengan tuntutan zaman modern sekarang ini, yaitu hidup pola berkesinambungan, minimalis dan tidak membuang semua bahan yang masih bisa dimakan.
Bagaimana cara membuat the jeruk kepala harimau ini?
Mereka mengisi potongan teh sisa ke dalam kulit jeruk kepala harimau yang telah dikeluarkan daging buahnya. Saat memasak, jeruk tersebut digantung di cerobong asap, dan ketika matahari terik, jeruk dijemur di luar. Proses ini dilakukan berulang kali—dikukus, dijemur, dan dipanggang hingga benar-benar kering—agar dapat disimpan dalam waktu lama. Sehingga dari penamapakan warna orange lama kelamaan menjadi coklat tua.
Proses pembuatannya sangat rumit. Menganut proses Tradisional dengan Metode “Sembilan Kali Kukus dan Jemur”
Bagian atas jeruk kepala harimau dilubangi untuk mengeluarkan daging buahnya, kemudian diisi kembali dengan campuran daun teh dan rempah-rempah. Kulit jeruk diikat rapat, lalu melewati proses pengukusan, penjemuran, dan penekanan berulang kali. Hingga akhirnya jeruk menjadi sangat kering dan keras seperti batu.
Keasaman jeruk dan lapisan kulitnya berubah selama proses kukus dan jemur, menyatu dengan teh. Seiring waktu, rasa teh menjadi lebih kaya dan warnanya berubah dari kuning kecokelatan menjadi lebih gelap, menciptakan efek penuaan. Fermentasi yang berlangsung lama melembutkan rasa pahit kulit jeruk, menghasilkan perpaduan harmonis antara aroma buah dan teh.
Komposisi:
· Jeruk kepala harimau
· Teh Oriental Beauty 東方美人茶
· Kunyit
· Daun kayu manis
· Bergamot
Cara Penyajian:
Masukkan teh jeruk asam ke dalam kantong kain tebal (atau bungkus dengan handuk bersih), lalu tumbuk hingga hancur. Simpan dalam kantong aluminium anti-lembab. Ambil secukupnya saat ingin menyeduh. Kulit jeruk juga bisa diseduh bersama!
Penyeduhan Panas:
3-5 gram teh (termasuk sedikit kulit buah): 250-300 ml air mendidih. Rendam selama 3-5 menit. Dapat diseduh ulang hingga 2-3 kali.
Penyeduhan Dingin:
5 gram teh (termasuk sedikit kulit buah): 300 ml air suhu ruang. Simpan di dalam kulkas selama 8-12 jam.
Saya secara khusus membelinya dari satu-satunya toko makanan organik terkemuka Taiwan yaitu Green & Safe. Harga sekotak kecil cukup mahal hampir NT$2000, meskipun mahal tetapi rasa ingin tahu membuat saya membelinya. Bagaimana rasa minuman tehh ini? Ada rasa asam dan rasa tehh dan sungguh salut kepada suku Hakka yang menciptakan minuman tehh dari bahan sisa yang menjadi sampah kalau tidak dibuat seperti ini. Sebab sisa-sisa daun tehh juga akan dibuang, karena tidak ada orang yang mau meminumnya, semua orang tentu memilih tehh yang premium setidaknya yang utuh dan bukan sisa-sisa daun yang tak berbentuk.
Bagaimana dengan teman-teman Jmers sendiri? Apakah ada makanan serupa? Saya nantikan sharing dari Anda. Terima kasih telah bersama-sama saya sampai jumpa
RTI Radio Taiwan International
RTI Radio Taiwan International 