(Taiwan, ROC) --- Kuil Zhen An di Yunlin merupakan pusat kepercayaan warga setempat. 13 desa di sekitarnya secara bergantian menyelenggarakan acara Fan Dan setiap tahun saat Festival Yuanxiao.
Konon, pada zaman dulu saat prosesi keliling desa untuk memohon berkah, warga membawa makanan dengan pikulan agar rombongan bisa makan kapan saja. Tradisi ini berkembang menjadi ciri khas daerah tersebut.
Tahun ini sejak pagi Festival Yuanxiao, Desa Yuemei yang bertanggung jawab menyelenggarakan acara telah memobilisasi lebih dari 2.000 penduduknya. Setiap rumah menyiapkan berbagai hidangan, bahkan ada yang menyumbangkan babi panggang utuh dan seekor buaya panggang.
Meskipun hujan deras mengguyur di sore hari, tetapi warga tetap hadir mengenakan jas hujan dan payung untuk mencicipi hidangan lezat.
Babi utuh yang dipanggang di atas bara api mengeluarkan aroma yang sangat menggugah selera. Selain itu, ada juga seekor buaya utuh yang dipanggang.
Tidak hanya babi dan buaya panggang, lebih dari 2.000 penduduk Desa Yuemei berpartisipasi, sebagian memasak you fan (油飯), sebagian membuat nasi goreng, menyiapkan berbagai masakan karena tahun ini giliran mereka menyelenggarakan acara Fan Dan.
"Ya, untuk yang vegetarian, kami harus menyiapkan Fan Dan, tahun ini giliran Desa Yuemei kami yang menyelenggarakan," ungkap salah seorang warga.
Meski hujan mengguyur di sore hari, para peserta tetap mengenakan jas hujan dan membawa payung, berbaris dalam antrean panjang untuk mencicipi hidangan.
"Dari Taichung. Ya, sangat menantikan. Tidak ada di tempat lain," ucap warga lainnya.
Tradisi Fan Dan konon berasal dari zaman dulu, saat Kuil Zhen An Ma Ming Shan mengadakan prosesi mengarak tandu Dewa. Warga membawa makanan dengan pikulan agar rombongan bisa makan dengan mudah.
Kini, 13 desa di daerah tersebut bergiliran menyelenggarakan acara setiap tahun, ada yang menyumbang uang dan ada juga yang menyumbang tenaga.
"Hanya ingin menyajikan sesuatu yang berbeda," tutur salah seorang warga
"Kira-kira seperti (buaya) ini beratnya 60 jin Taiwan, cukup untuk 50 orang," tambahnya
Kepala desa penyelenggara tahun ini mengatakan, selain babi dan buaya utuh, ada juga 2.300 mangkuk hidangan you fan. Semua hidangan disiapkan oleh warga desa sejak pagi hari, dengan harapan semua pengunjung dari seluruh negeri bisa makan dengan damai.






