History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Jiwa Muda 30122024 - Persiapan Pembersihan Besar-Besaran di Taiwan

  • 30 December, 2024
Jiwa Muda - RtiFM Online Senin
Ilustrasi bersih-bersih (foto: forloveofcupcakes)

Bebek Peliharaan di Xinzhuang Hilang, Pria yang Menemukan tetap Disidang?!

Seekor bebek peliharaan bernama “Keer Ya” beberapa waktu lalu menghilang dan pemiliknya pun melaporkan kehilanganke kepolisian Touqian. Polisi pun dengan segera melakukan investigasi dan menemukan bebek yang hilang 3 hari kemudian. Namun, pria yang menemukan bebek tersebut justru harus menjalani persidangan, meskipun tidak dituntut. Mengapa bisa demikian?

Diketahui bahwa seorang wanita berusia 26 tahun bermarga Zeng (曾) memelihara seekor bebek bernama "Keer Ya" di lokasi konstruksi tempat dia bekerja. Bebek tersebut terbang sendiri sekitar pukul 6 sore pada tanggal 15 Desember lalu, dan kemudian menghilang di dekat persimpangan Jalan Fuhui dan Jalan Xinzhi ke-8. Zeng mencurigai bebek tersebut dimasukkan ke dalam tas dan dibawa pergi oleh seorang pria yang mengendarai sepeda, dan melaporkan kasus tersebut ke polisi di wilayah hukum terkait keesokan harinya.

Setelah menerima laporan tersebut, polisi meninjau kamera pengintai dan mengunci keberadaan pria tersebut. Tiga hari kemudian, sekitar jam 9 malam pada tanggal 18 Desember, polisi menemukan pria berusia 71 tahun bermarga Qiu yang mengambil "Keer Ya" dekat Bagian 2 Jalan Xinwu, Distrik Wugu. Pak Qiu menyampaikan bahwa dia menemukan bebek itu berjalan sembarangan di jalan, dan dia khawatir akan tertabrak kendaraan, jadi dia mengambilnya kembali dan memindahkannya ke tempat lain. Polisi segera memberi tahu Nona Zeng untuk datang ke lokasi kejadian untuk memastikan dan mengembalikan bebek peliharaan tersebut setelah terkonfirmasi.

Polisi mengingatkan, setelah menemukan barang hilang, sebaiknya segera melaporkan ke unit terkait agar tidak melanggar hukum. Meskipun Pak Qiu bermaksud baik, ia tetap terlibat dalam kejahatan penggelapan harta benda yang hilang karena ia tidak memberi tahu polisi. Polisi mengirimkan surat Pak Qiu ke Kantor Kejaksaan Distrik New Taipei untuk penyelidikan.

Bebek peliharaan yang sempat hilang di Xinzhuang (foto: Ettoday)

Kantung Teh ternyata Berbahaya bagi Kesehatan

Sering membuat teh dan merasa teh yang di diseduh dalam kantung lebih praktis? Nyatanya, para ilmuwan di Universitat Autònoma de Barcelona (UAB) telah membuat penemuan yang mengejutkan – menyeduh teh melalui kantong teh komersial dapat melepaskan miliaran nanoplastik dan mikroplastik ke dalam cangkir Anda.

Untuk pertama kalinya, penelitian menunjukkan bagaimana kantong teh berbasis polimer melepaskan mikroplastik dan nanoplastik (MNPL) selama proses penyeduhan, dimana partikel-partikel ini dapat diserap oleh sel-sel usus manusia, berpotensi memasuki aliran darah dan menyebar ke seluruh tubuh.

Sumber kontaminasi plastik dalam kantong teh

Kemasan makanan merupakan kontributor utama polusi mikro dan nanoplastik. Manusia terutama terpapar partikel-partikel ini melalui penghirupan dan konsumsi.

Penelitian baru ini berfokus pada pelepasan MNPL yang signifikan dari kantong teh yang tersedia secara komersial saat digunakan untuk penyeduhan atau infusi.

Tidak hanya itu, para peneliti menemukan tingkat kontaminasi yang mengkhawatirkan:

Polipropilena melepaskan sekitar 1,2 miliar partikel per mililiter, dengan ukuran rata-rata 136,7 nanometer.

Selulosa melepaskan 135 juta partikel per mililiter, dengan ukuran rata-rata 244 nanometer.

Nilon-6 melepaskan 8,18 juta partikel per mililiter, rata-rata 138,4 nanometer.

Temuan ini menggarisbawahi pentingnya mengidentifikasi dan mengurangi paparan plastik melalui barang sehari-hari, termasuk juga kantong teh.

Tim mengeksplorasi bagaimana MNPL berinteraksi dengan sel usus manusia. Untuk mencapai hal ini, mereka mewarnai partikel untuk melacak pergerakannya dan memaparkannya ke berbagai jenis sel usus di laboratorium.

Penelitian ini mengungkapkan bahwa sel usus penghasil lendir menyerap jumlah partikel plastik tertinggi dari kantong teh.

Ini merupakan temuan yang signifikan karena sel-sel ini memainkan peran protektif dalam usus. Yang lebih mengkhawatirkan adalah pengamatan bahwa beberapa partikel berhasil menembus inti sel, bagian sel tempat materi genetik disimpan dan diatur.

Penemuan ini menimbulkan kekhawatiran serius tentang dampak kesehatan jangka panjang dari paparan MNPL. Jika partikel ini dapat mencapai nukleus, mereka dapat mengganggu fungsi seluler atau proses genetik, yang berpotensi menyebabkan dampak buruk seiring berjalannya waktu.

Para peneliti juga mencatat bahwa lendir usus memainkan peran penting dalam membantu partikel memasuki sel. Temuan ini menunjukkan bahwa individu dengan paparan MNPL yang sering – seperti yang berasal dari kemasan makanan atau minuman – dapat menghadapi risiko kumulatif.

Ilustrasi kantong teh yang dicelupkan (foto: Getty Images)

Topik Utama: Pembersihan Besar-besaran di Taiwan

Menjelang pergantian tahun, kegiatan pembersihan secara besar-besaran juga diadakan di seluruh penjuru Taiwan. Hal ini dimaksudkan untuk menyambut tahun yang baru dengan lebih bersih dan menandakan hal baru yang lebih baik.

Untuk itu, kamu pun bisa melihat berbagai rumah tangga di Taiwan sudah mulai bersih-bersih dan membuang barang-barang tua atau barang lama dan menggantinya dengan yang baru.

Bagi mereka yang baru di Taiwan, bagaimana sebenarnya cara untuk melakukan pembuangan barang-barang tua atau lama yang besar, seperti kasur dan produk-produk furnitur lainnya?

Ternyata, kamu harus menghubungi petugas “Daur Ulang Furnitur Besar” dari Badan Perlindungan Lingkungan (環保局大型家具回收) dengan nomor telepon utama “1999”. Lalu apa saja persiapan atau pengalaman terkait dengan pembersihan dan membuang furnitur-furnitur besar ini? 

Yuk dengarkan selengkapnya di acara ini!

Ilustrasi bersih-bersih (foto: forloveofcupcakes)

Penyiar

Komentar