Spot Foto Natal Eksklusif di Taipei 101: Dekorasi Lampu yang Mewah Menjadi Sorotan di Distrik Xinyi
Dekorasi seni Natal Taipei 101 yang paling menguji keterampilan fotografi "pacar dan suami" kembali hadir! Untuk menambah semarak Natal di Taipei dan memperkaya koleksi foto IG para influencer, Taipei 101 mempersembahkan lebih dari 35 instalasi lampu baru yang didesain dengan memukau. Area ini diubah menjadi surganya spot foto Instagram dengan nuansa Natal paling mempesona di Taiwan. Dari jalanan Distrik Xinyi hingga berbagai lantai di dalam gedung Taipei 101, setiap sudut dihias dengan lampu yang berkilauan dan kreativitas unik, menciptakan suasana romantis khas Natal.
Dekorasi lampu Natal tersebar di dalam dan luar Taipei 101.
- Di Luar Gedung Taipei 101:
- “Lorong Cahaya Bunga dan Kupu-Kupu”
- “Balon Udara Impian”
- (foto: WalkerLand)
- Di Dalam Gedung:
- “Desa Natal Nordik” di lantai 4 Duhui Guangchang (City Plaza), menawarkan suasana khas Nordik dengan dekorasi salju, rusa kutub, dan pohon Natal. Pengunjung juga dapat berbelanja di bazar Pinkoi dan memilih lebih dari 101 pilihan hadiah Natal yang menawan.
- Xinyi Plaza dan Songzhi Plaza menghadirkan dekorasi bertema mewah dari merek terkenal seperti Harry Winston dll.
(foto: WalkerLand)
Sorotan Dekorasi di Taipei 101
- Lantai 89 (Observatorium):
- “Bola Salju Natal” dengan bola transparan berisi lanskap salju dan bintang.
- “Desa Natal Pegunungan” menghadirkan instalasi lampu di atas ketinggian 382 meter.
- Dekorasi lainnya adalah “Taman Rahasia di Awan” yang dipadukan dengan Pameran Khusus Baseball di winddamper 101.

(foto: LTN)
Spot Outdoor Lainnya:
- “Air Mancur Warna-Warni” di depan gedung Taipei 101.
- “Lorong Cahaya Kotak Hadiah Natal” menghiasi jalan setapak dengan lampu berbentuk kotak hadiah yang berkilauan.
Komik Gratis Sepuasnya! Ribuan Komik dan Pameran di "Museum Komik Nasional"
Destinasi paling populer di Taichung kini bukan lagi Shenji New Village, melainkan landmark baru "Museum Komik Nasional" (National Taiwan Museum of Comics), yang diubah dari kompleks bekas asrama petugas penjara. Seluruh area ini dapat dikunjungi secara gratis. Saat ini, 15 bangunan bergaya Jepang telah dibuka untuk umum, masing-masing dengan tema pameran yang berbeda. Di sini, pengunjung dapat mengenal tokoh penting di dunia komik Taiwan, menikmati karya-karya klasik komik Taiwan dan Jepang, bahkan membaca ribuan komik secara gratis!
Dengan ribuan komik klasik Taiwan dan Jepang serta pameran komik yang ada, "Museum Komik Nasional" menjadi surga bagi para penggemar komik. Dari 15 bangunan bergaya Jepang, salah satu yang paling menarik perhatian adalah pemandian umum "Xingwu Bathhouse". Tempat ini menghadirkan suasana penuh keceriaan dengan kolam mandi umum bertema anak-anak, di mana pengunjung juga bisa menikmati "berendam sambil membaca komik". Fasilitas ini dilengkapi meja, kursi, dan pensil warna, sehingga pengunjung bisa berlama-lama menikmati suasana dan menyalurkan jiwa kreatif mereka.
Bagi penggemar komik, "Toko Buku No. 33 di Jalan Linsen" menjadi tempat yang wajib dikunjungi. Meski disebut toko buku, tempat ini sebenarnya seperti perpustakaan komik dan tidak menjual buku atau alat tulis. Ribuan komik tersedia di sini untuk dibaca secara gratis, mulai dari komik Jepang klasik yang penuh semangat, komik remaja perempuan, komik klasik Taiwan, hingga komik populer terbaru.
Komik pahlawan lokal pertama di Taiwan adalah "Jhuge Shiro", dan tahun ini bertepatan dengan peringatan 100 tahun kelahiran penulisnya, Yeh Hung-chia (葉宏甲). "Museum Komik Nasional" secara khusus menyelenggarakan serangkaian pameran khusus untuk menghormati karya ini.
National Taiwan Museum of Comics
Waktu buka : Hari biasa 10:00-19:00 (Selasa libur), akhir pekan 10:00-20:00
Alamat: No.33, Senlin Rd., West District, Taichung

(foto;https://supertaste.tvbs.com.tw/travel/348629)
Lawson Jepang Segera Hadir di Taiwan? Warganet Ramai Minta Produk “Ini” Dijual
Mantan anggota Dewan Kota Taoyuan dari fraksi Partai Demokratik Progresif (DPP), Wang Hao-yu (王浩宇), mengungkapkan di platform sosial Threads bahwa Lawson telah mengajukan pendaftaran merek dagang di Taiwan pada 30 Agustus 2024 kemarin.
Ruang lingkup bisnis yang diajukan termasuk "operasi dan manajemen toko waralaba", yang menunjukkan niatnya untuk secara resmi memasuki pasar minimarket Taiwan. Lawson terkenal menarik pelanggan internasional dengan produk dan layanan uniknya, terutama ayam goreng "Karage Kun", sistem pembelian tiket, dan berbagai produk Jepang.
Menanggapi pemberitaan ini, banyak Warganet Taiwan yang kemudian menyatakan antusiasme mereka.
"Harus ada ayam gorengnya! Berharap bisa menghadirkan mesin penukaran koin seperti di Jepang, sangat praktis!" tulis salah seorang netizen.
Ada juga yang berharap Lawson Taiwan akan menghadirkan sistem pembelian tiket untuk memudahkan pembelian tiket konser atau tempat wisata Jepang secara langsung. Menanggapi strategi kemungkinan Lawson memasuki Taiwan, Wang Hao-yu menganalisis bahwa ada dua cara masuk yang dirasa mungkin. Pertama adalah membuka belasan gerai di wilayah tertentu dan secara bertahap memperluas pasar.
Kedua adalah melalui akuisisi merek minimarket yang sudah ada. Dia secara khusus menunjukkan bahwa di antara merek minimarket Taiwan, Hi-Life atau OK Mart bisa menjadi target akuisisi, dengan Hi-Life memiliki skala dan lokasi gerai yang lebih sesuai dengan model bisnis Lawson. Beberapa netizen juga mengungkapkan sikap hati-hati, menunjukkan bahwa jika gerai Lawson Taiwan tidak dapat menyediakan produk dan layanan yang mirip dengan Jepang, maka mungkin sulit untuk memicu antusiasme konsumen. Sebelumnya, Lawson Thailand yang fokus pada produk lokal dianggap tidak terlalu berbeda dari minimarket berantai lokal lainnya.
![]()
(foto:FTNN新聞網)
Karya Seni Baru Berpadu dengan Pasar Natal: Museum Seni Yuejin Tainan Dibuka Bulan Ini
Museum Seni Yuejin di Yanshui, Tainan, yang semakin populer dalam beberapa tahun terakhir, akan mengadakan pameran khusus “Aksi Manyuemei” untuk menyambut Natal. Pameran ini telah dimulai pada Sabtu, 14 Desember, dan berlangsung hingga 16 Februari tahun depan.
Biro Kebudayaan menjelaskan bahwa pameran tahun ini mengusung tema "Celah Waktu", yang menggambarkan perjalanan dari masa lalu menuju masa depan di kota kecil Yanshui. Tema ini mengeksplorasi cahaya yang muncul dari celah-celah waktu. Lentera di Klenteng Wangye, yang setiap tahun menjadi favorit pengunjung, tahun ini menampilkan kata kunci terpopuler yang dipilih melalui pemungutan suara, yaitu "Masa".
Biro juga menyebutkan bahwa Museum Seni Yuejin setiap akhir tahun menjadikan gang-gang kecil di kawasan Yanshui sebagai tempat utama pameran. Tahun ini, 13 kelompok seni menghadirkan 7 karya baru dan 11 karya permanen.
Beberapa karya unggulan yang ditampilkan tahun ini meliputi:
- "Gang dan Masa Keemasan Gula", sebuah instalasi seni yang menampilkan susunan tebu di gang-gang, menggambarkan kisah "zaman manis" produksi gula. Karya ini diciptakan oleh seniman Xin Qi dan tim seni Caofeihuo, yang baru saja memenangkan Good Design Award 2024.
- Ilustrator populer Xiao Hu (Day by Ericoco) menampilkan karya besar berjudul "Macan dan Mie", berupa balon macan yang sedang menikmati mie khas Yanshui.
- Seniman cahaya terkenal dari Malaysia, Jun Ong, menciptakan karya seni cahaya berjudul "HALO" di altar Xiu De. Cahaya yang dipancarkan menjadi metafora pencerahan dan berhubungan dengan tradisi Yanshui Beehive Fireworks.
Selama pameran, 6 karya baru juga akan memiliki kartu spesial edisi terbatas yang dirancang oleh seniman masing-masing.
Biro Kebudayaan juga menyebutkan dua pameran tambahan di Museum Seni Yuejin selama pameran berlangsung, yaitu pameran buku cerita bergambar dan pameran proyek boneka kelinci Museum Seni Yuejin.

(foto: Biro Budaya Kota Tainan)
Informasi Acara Malam Tahun Baru 2025 di Danau Sun Moon: Konser, Kembang Api, dan Info Transportasi
Perayaan malam tahun baru 2025 di Danau Sun Moon kembali digelar dengan meriah di Dermaga Shuishe dan Dermaga Ita Thao! Dengan penampilan bergantian dari para penyanyi dan grup musik, pengunjung akan dimanjakan oleh suara merdu dan lagu-lagu meriah untuk menyambut tahun baru. Puncaknya, pada tengah malam, dua lokasi tersebut akan menampilkan pertunjukan kembang api serentak selama 300 detik. Di Dermaga Ita Thao, pengunjung dapat menikmati keindahan kembang api di tepi danau, sementara di Dermaga Shuishe, efek pantulan kembang api di permukaan air menciptakan pengalaman yang unik. Pertunjukan kembang api ini akan menyempurnakan suasana perayaan dan menciptakan kenangan indah untuk membuka tahun baru.
Detail Acara Malam Tahun Baru 2025 di Danau Sun Moon
- Tanggal: 31 Desember 2024 - 1 Januari 2025
- Waktu & Lokasi Konser:
- Mulai pukul 20:00 di Dermaga Shuishe (utama) dan Dermaga Ita Thao (pendukung).
- Waktu & Lokasi Kembang Api:
- Dimulai pukul 00:00 di depan Dermaga Shuishe dan Dermaga Ita Thao selama 300 detik.
- Penampil: Penyanyi lokal, grup pertunjukan, seniman jalanan, dan finalis "Chinese Million Star", Yvonne Hsieh (解偉苓), sebagai penutup acara.
- Area Parkir Terdekat:
- Tempat Parkir Zhongxing dan Tempat Parkir Ita Thao.
Rundown Acara Malam Tahun Baru 2025
Acara ini tidak hanya menghadirkan konser dari penyanyi dan seniman jalanan lokal, tetapi juga pertunjukan bakat populer. Selain itu, acara ini merupakan kelanjutan dari Festival Musik & Kembang Api Danau Sun Moon, yang akan ditutup dengan pertunjukan kembang api spektakuler berdurasi 300 detik.
|
Waktu |
Kegiatan |
|---|---|
|
10:00 |
Pasar kreatif dimulai |
|
20:00 |
Konser malam tahun baru dimulai |
|
21:30-21:40 |
Pengundian hadiah tahap pertama |
|
23:35-23:50 |
Pengundian hadiah tahap kedua |
|
23:50-00:00 |
Interaksi artis utama & hitung mundur |
|
00:00-00:10 |
Pertunjukan kembang api & penutupan |
|
|
|
Lokasi Terbaik untuk Menikmati Kembang Api Malam Tahun Baru
- Dermaga Ita Thao
- Dermaga Shuishe
- Taman Meihe
- Kuil Wenwu
- Dermaga Chaowu
- Jiu Long Kou
Acara Lain di Nantou
Khusus tahun ini, sehari sebelum malam tahun baru (30 Desember 2024), akan digelar "Konser Kembang Api Starry Shuili" di tepi Sungai Shuili, dengan pertunjukan kembang api selama 360 detik, yang setara dengan standar Festival Musik & Kembang Api Danau Sun Moon. Acara ini sangat dinantikan oleh banyak orang!

(foto: Sun Moon Lake National Scenic Area)
RTI Radio Taiwan International
RTI Radio Taiwan International 

