History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Jiwa Muda 23092024 - Hari Guru Taiwan = Hari Konfusius

  • 23 September, 2024

Bukan Makanan, Oleh-oleh dari Taiwan Ini Didaulat lebih Bermanfaat dan Bagus

Taiwan terkenal sebagai surga makanan dan oleh-oleh, utamanya kue-kue yang lezat dan khas, seperti kue nanas, kue matahari, dan daun teh. Namun, beberapa waktu belakangan ini, seorang turis dari Tiongkok Daratan justru mengungkapkan, alih-alih membeli makanan sebagai oleh-oleh setelah kegiatan bisnisnya, ia lebih memilih untuk berkunjung ke toko alat tulis dan membeli gunting yang dianggapnya sangat praktis dan indah.

Pemosting mengungkapkan di media sosial “Little Red Book” (小紅書), bahwa ia baru saja membeli sepasang gunting berwarna hitam matte yang kemasan luarnya dirancang khusus agar terlihat mewah dan berkualitas tinggi. Ia menyampaikan, bahwa dirinya membeli gunting tersebut di sebuah toko alat tulis dan perlengkapan kantor yang berada di Taipei. Tidak hanya itu, ia juga membeli buku catatan dari Eslite sebagai oleh-oleh dan senang dengan berbagai barang yang ia beli setelah kembali dari Taiwan.

Setelah postingan tersebut, banyak warganet yang segera mengenali bahwa gunting terkait merupakan keluaran sebuah brand ternama dan mereka pun turut berbagi pengalaman untuk menggunakannya. Menurut beberapa warganet, gunting tersebut meskipun telah lama dipakai, hingga bertahun-tahun, tapi masih seperti baru dan para pecinta alat tulis pasti mengetahuinya. Tidak hanya itu, warganet juga menyampaikan, bahwa orang Korea dan Jepang juga sangat menyukainya.

 

Orang bisa Mengalami Depresi saat Liburan Datang 

Liburan biasanya identik dengan kumpul keluarga atau bersama teman, namun ternyata bagi sebagian orang yang tidak bisa bersama keluarga atau teman saat liburan bisa mengalami depresi, loh 

Lima tanda peringatan serius depresi meliputi suasana hati yang terus-menerus buruk atau sedih kehilangan minat pada hobi atau aktivitas yang sebelumnya menjadi sumber kesenangan, perasaan tidak berharga, sering berpikir tentang kematian atau bunuh diri, dan disfungsi fisiologis, seperti kesulitan berkonsentrasi, bergerak lebih lambat dari biasanya, perubahan nafsu makan, dan kesulitan tidur atau tidur terlalu banyak, katanya.

Orang yang mengalami tanda-tanda tersebut harus menemui dokter untuk pemeriksaan,.

Selain depresi, orang tersebut juga bisa mengalami "gangguan kesedihan berkepanjangan”.

Gangguan kesedihan berkepanjangan adalah ketika seseorang terus-menerus merasakan kesedihan yang mendalam atas orang yang dicintainya, selama lebih dari setahun sejak kehilangan tersebut bagi orang dewasa dan selama lebih dari enam bulan bagi anak-anak dan remaja, katanya.

Kadang-kadang gejala memburuk selama liburan dan reuni.

Banyak orang mengalami "lima tahap kesedihan" — penyangkalan, kemarahan, tawar-menawar, depresi, dan penerimaan — selama proses berkabung, tetapi mereka mungkin mengalaminya secara nonlinier, kata Huang.

Orang dengan gangguan kesedihan berkepanjangan mungkin mengalami tekanan atau masalah yang signifikan dalam melakukan aktivitas sehari-hari di rumah, kantor, dalam hubungan, atau area penting lainnya, katanya.

Gejala gangguan kesedihan berkepanjangan meliputi perasaan seolah-olah sebagian dari diri sendiri telah meninggal, rasa tidak percaya yang nyata tentang kematian orang yang dicintai, penghindaran situasi yang mengingatkan mereka bahwa seseorang telah meninggal, mati rasa secara emosional, perasaan bahwa hidup tidak berarti, dan kesepian yang intens, katanya.

Beberapa orang dengan gangguan kesedihan berkepanjangan mungkin juga merasa bersalah karena tidak dapat menikmati liburan atau liburan mungkin membangkitkan kenangan menyakitkan tentang orang yang mereka cintai yang telah meninggal, katanya.

Orang yang mengalami perasaan seperti itu harus mencari bantuan profesional dari pusat psikiatri, terutama jika mereka menunjukkan tanda-tanda peringatan yang serius, kata Huang, seraya menambahkan bahwa pengobatan dan konseling dapat membantu.

 

 

Penyiar

Komentar