History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Jelajah Kuliner 美食無國界Ayam Kungbao praktis 簡易宮保雞丁

  • 23 September, 2024
Jelajah Kuliner
Ayam Kungbao Praktis 簡易宮保雞丁

美食無國界Jelajah Kuliner

 

簡易宮保雞丁 Ayam Kungbao praktis

Selamat datang di acara Jelajah Kuliner acaranya Maria Sukamto 歡迎收聽美食無國界, beberapa hari yang lalu saya sedang menata kembali data-data di komputer, dan secara tiba-tiba menemukan foto masakan ayam kungbao beberapa tahun lalu yang telah saya perkenalkan kepada teman-teman pencinta Dapur Maria. Resep saat itu adalah resep tradisional, cara asli membuat ayam kungbao yang gurih dan sedap. Tapi tampaknya cara masak seperti itu, tidak terasa sudah saya tinggalkan. Kalau tidak menemukan resep lama, saya mungkin tidak tersadar bahwa gaya masak kuliner saya sudah mengalami banyak perubahan.

 

Memang apa perbedaan antara cara masak ayam kungbao lama dengan yang sekarang ini, walau sama, masih dimasak di Dapur Maria. Yah yang sekarang adalah cara yang lebih alami, lebih mengutamakan umami dagingnya. Atau lebih tepat, lebih banyak menghilangkan cara-cara kompleks masa lalu, walaupun itu adalah cara masak yang paling autentik seperti cara masak para chef di restoran besar. Dan belakangan ini saya juga merasakan adanya perubahan dari kebiasaan para chef, yang juga mirip dengan perubahan pada Dapur Maria, yaitu lebih menonjolkan rasa asli dan tidak memupuri bentuk asli dengan terlalu banyak bumbu atau tepung. Artinya, dulu kalau daging ayamnya dibumbui dimarinasi, lalu ditepungi dan digoreng. Tetapi yang sekarang ini, juga dilakukan oleh para chef, daging ayam untuk ayam Kungbao tidak lagi dilumuri tepung dan digoreng, melainkan dimasak langsung ketika masih mentah dan tidak digoreng lagi.

 

Mungkin saja trend serba alami, serba mempertahankan rasa alami terutama pada makanan sudah mengglobal, sehingga suasana di dapur para chef profesional maupun gaya masak di Dapur Maria yang merupakan dapur pribadi dengan isi bumbu lengkap yang profesional, keduanya sama yaitu tanpa terasa menganut Rasa Alami.

Nah..... ayam kungbao zaman tahun 2024 di Dapur Maria, segera saya perkenalkan untuk teman-teman. Dan semoga menjadi latah teman-teman Jkers, di mana mulai mencoba membuat masakan tanpa micin dan bubuk penyedap walau kata manufakturnya itu dari bahan alami.

 

Ayam Kungbao Dapur Maria versi baru

Bahan: ayam filet daging ayam lulur yang lembut secukupnya (Anda bisa sesuaikan dengan jumlah orang yang makan), kecap asin, kecap ikan, gula, jahe, bawang putih, bawang prei, arak shaosing atau air jeruk nipis sebagai pengganti. Cabe besar kering. Dan untuk membuat hidangan ini lebih segar, kita tambahi dengan timun iris kasar. Sebaiknya memakai timun kecil atau bagian tengahnya kalau terlalu banyak biji, bisa Anda buang, agar hidangan ayam Kungbaonya tidak terlalu berair.

 

Kiat masakan ini ada pada daging ayam lulur setelah dicuci bersih, dipotong ukuran sedang, dimarinasi dulu dalam kecap asin dan minyak. Diremas-remas agar meresap kecap dan minyaknya. Tujuan minyak di sini adalah agar ketika ditumis nanti, daging ayamnya tidak mudah alot. Jadi masih empuk, juicy.

Kalau dulu, ditahap ini ayam dilumuri tepung terigu dan kanji lalu digoreng dulu. Baru dimasak bareng bahan lainnya. Tetapi versi alami sekarang, daging ayam tidak digoreng melainkan cukup dimarinasi saja.

 

Cara memasaknya, kita panaskan wajan, lalu beri 2 sendok makan minyak, tumis lombok kering yang sudah dipotong besar-besar, jahe, bawang prey dan bawang putih, lalu kita masukkan ayamnya, ditumis dalam api sedang besar, setelah berubah warna daging ayamnya, kita siram dengan arak shaosing atau sari jeruk nipis untuk mengharumkan hidangan. Dan biasanya untuk menambah wokhei, aroma wajan wangi ke hidangan.

Disiram dengan kecap ikan, dan sedikit air kalau terlalu kering, terkadang ditahap ini kita bisa memercikkan minyak andaliman untuk pengharum, atau saat menumis bawang, andaliman utuh kita masukkan sesendok teh, jadi sedikit saja untuk penambah aroma saja. Dan dalam keadaan wok atau wajan yang panas, kita masukkan potongan timun. Aduk sebentar lalu angkat siap disantap.

 

Teman-teman, dalam proses ini sama sekali tidak ada garam, tidak ada micin, tidak ada bubuk penyedap tetapi hidangan sudah sangat harum dan sedap.... memang perlu waktu untuk membiasakan untuk tidak mengambil bubuk penyedap.

 

Selamat mencoba, terima kasih telah bersama saya di Jelajah Kuliner Dapur Maria, sampai jumpa!

 

Penyiar

Komentar