(Taiwan, ROC) --- Di Kaohsiung, seorang pasien bermarga Huang (黃姓) dirawat di Rumah Sakit Minsheng Kaohsiung pada tanggal 4 karena menderita hipotensi (tekanan darah rendah). Namun, seorang karyawan rumah sakit yang membantu memindahkan pasien ke ruang operasi, salah mengenali Huang sebagai pasien bernama Zhang yang seharusnya menjalani prosedur operasi drainase toraks.
Akibatnya, Huang dibawa ke ruang operasi dan menjalani operasi yang tidak seharusnya ia alami. Tidak satu pun dari dokter bedah utama, dokter anestesi, atau staf medis lainnya yang menyadari kesalahan ini hingga seorang perawat yang datang untuk memberikan obat menyadari bahwa Huang telah hilang dari kamarnya.
Operasi sudah selesai sebelum kesalahan ditemukan. Saat ini, kondisi Huang stabil.
Rumah Sakit Minsheng mengakui bahwa ada kekurangan dalam pelaksanaan SOP oleh staf medis dan akan menjatuhkan hukuman. Kantor Kesehatan Kaohsiung juga menyatakan bahwa mereka akan mengenakan denda antara NT$500 ribu hingga NT$5 juta.
Pada tanggal 4 April 2024, Rumah Sakit Minsheng di Kaohsiung mengalami insiden yang mengejutkan masyarakat luas, setelah salah mengidentifikasi pasien dan secara keliru melakukan operasi yang tidak tepat.
Di ruangan itu, terdapat seorang pasien lansia bermarga Huang yang datang dari panti jompo di Luju yang seharusnya hanya mendapatkan perawatan untuk kondisi dahak berlebih dan tekanan darah rendah. Sementara itu, di tempat tidur yang bersebelahan, ada pasien lain bermarga Zhang yang dijadwalkan untuk menjalani prosedur operasi drainase toraks.
Namun, kesalahan terjadi ketika staf yang bertugas mengantar pasien ke ruang operasi, salah mengidentifikasi yang mana pasien yang seharusnya dioperasi.
Kesalahan ini baru terungkap ketika seorang perawat yang hendak memberikan obat menyadari bahwa Huang hilang, dan segera melaporkan kejadian tersebut. Namun, pada saat itu operasi sudah selesai dilakukan.
Tidak mengikuti prosedur SOP yang telah ditetapkan. Akibatnya, terjadi kesalahan besar saat serah terima antara dokter bedah, staf pengantar, perawat ruang perawatan, perawat ruang operasi, dan dokter anestesi.
Pihak rumah sakit mengakui kelalaian ini dan menekankan bahwa tindakan disiplin akan diambil untuk menuntut tanggung jawab.
Dinas Kesehatan Kota Kaohsiung juga menyatakan bahwa mereka akan mulai dengan memberikan denda dan juga akan mengambil tindakan relevan terhadap dokter bedah sesuai dengan peraturan.
Pasien awalnya datang ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan. Kejadian salah operasi ini merupakan kesalahan medis yang tidak seharusnya terjadi, sesuatu yang sulit dipercaya oleh siapa pun.






