Seorang nenek di Jepang dengan usia 90 tahun diketahui masih bekerja di salah satu resto cepat saji McDonald’s setempat.
Semenjak pensiun di usianya yang menginjak 67 tahun, sang nenek tetap memutuskan untuk bekerja.
Dan hingga hari ini, dirinya diketahui telah bekerja di McDonald’s selama hampir 23 tahun. Hebatnya lagi, sang nenek tidak pernah mengambil satu pun hari cuti.

Pemberitaan ini diunggah oleh salah seorang wartawan media Jepang – Sankei Shimbun cabang Taipei di platform Facebook pribadinya. Ia melanjutkan, bahwa struktur masyarakat Taiwan dan Jepang yang sama-sama semakin menua, mungkin bisa merujuk kepada kisah sang nenek.
Salah satu media Jepang di Prefektur Kumamoto menyampaikan bahwa nenek berusia 90 tahun tersebut bekerja sebagai petugas kebersihan di resto cepat saji McDonald’s setempat.
Ketika muda, sang nenek bekerja sebagai cleaning service di salah satu universitas di Kumamoto hingga dirinya memasuki usia pensiun, yakni 67 tahun.
Setelah pensiun, ia pun memutuskan untuk tetap menjalankan aktivitas kesehariannya, yakni dengan mencari peluang bekerja dan akhirnya ia pun diterima di McDonald’s.
Selama hampir 23 tahun, sang nenek terus bekerja 5 hari dalam seminggu tanpa mengambil satu hari cuti pun.

Kumamoto, Jepang
Setiap harinya, ia bangun pukul 04:00 pagi, kemudian menaiki bus untuk berangkat kerja. Biasanya ia akan mulai bekerja pada pukul 07:30 hingga 10:30, dengan jam kerja sebanyak 3 jam dalam sehari.
Bagi mayoritas lansia, untuk bisa beraktivitas selama 3 jam berturut-turut bukanlah perkara mudah. Tetapi sang nenek terlihat sangat menikmati pekerjaannya.
Ia menyampaikan, dengan bekerja sebagai cleaning service, selain dapat membantu tubuh untuk terus bergerak, maka ia juga bisa bertemu dan mengobrol dengan banyak orang. Apalagi beberapa sahabat karib nenek sudah banyak yang meninggal dunia.
Tidak sedikit tamu yang datang akhirnya mengucapkan terima kasih kepada sang nenek, karena kontribusinya membuat salah satu resto McDonald’s tetap bersih dan nyaman.
Selain sibuk bekerja, sang nenek ternyata juga memiliki kebiasaan baik lainnya. Meski sudah tua, tetapi ia tetap bisa dengan sigap mengatur seluruh jadwal kehidupannya secara mandiri.
Selepas bekerja, ia juga suka mengurusi taman di dalam rumahnya dan menanam sayur-sayuran. Di samping itu, ia juga tidak ragu untuk menyerap informasi baru dengan menonton televisi.
“Jika bisa dilakukan sendiri, maka lakukanlah sebanyak mungkin. Ini adalah rahasia untuk menjaga vitalitas positif di dalam tubuh kita,” tutur sang nenek. (Sumber Berita dan Foto: TVBS News)
RTI Radio Taiwan International 










