Serial drama legal (drama terkait hukum) di Netflix yang mulai tayang sejak awal bulan Juli lalu merupakan serial drama yang berkisah tentang hukum Taiwan dan Pekerja Migran Asing (PMA) asal Indonesia.
Dilansir dari Focus Taiwan dan TAICCA, serial drama besutan sutradara Freddy Tang (唐福睿) yang juga merupakan seorang mantan pengacara, berfokus pada isu sensitif dalam komunitas Taiwan, menyoroti komunitas yang terpinggirkan di Taiwan.
Serial dengan “Port of Lies” (八尺門的辯護人) ini tayang di Netflix sejak 2 Juli lalu. Dalam wawancara dengan CNA, Tang menyampaikan bahwa serial ini juga terkait dengan sebuah kasus di Taiwan, di mana pada tahun 1986, seorang pria Suku Tsou bernama Tang Ying-shen (湯英伸) yang dieksekusi karena membunuh majikan dan keluarganya setelah dipaksa bekerja dan mendapat penyiksaan.
Dengan total 8 episode, adaptasi dari novel berjudul sama dari Tang ini berkisah tentang seorang pengacara dari Suku Amis, salah satu suku penduduk asli Taiwan bernama Tung Bao-ju (Takara) yang suatu hari menerima kasus pembunuhan kapten kapal dari Suku Amis dan seluruh keluarganya dengan tersangka seorang pekerja migran asing asal Indonesia (PMI).
Tung kemudian membentuk sebuah tim pembela hukum dengan anggota peneliti hukum bernama Lien Chin-ping (連晉平), dibantu oleh seorang perawat migran asal Indonesia, Leena sebagai penerjemahnya.
Abdul, yang diperankan oleh aktor Indonesia Trevyn Zhang (張耀) adalah PMI yang menjadi tersangka nyatanya mengalami kasus kekerasan dari majikannya dan tim pembela hukum Tung berusaha mencari titik terang dari kasus tersebut, meskipun mengalami berbagai hambatan politik yang melibatkan para pengusaha dan pejabat pemerintah.
Mampukah Tung dan timnya membantu memecahkan kasus ini? Di Taiwan, Anda dapat menyaksikannya di berbagai platform penyiaran seperti PTS, MOD, Hami Video, dan Netflix.
RTI Radio Taiwan International 










