Sebuah toko buah di Penghu telah mengambil tindakan ekstrim untuk menarik perhatian wisatawan selama musim panas yang sepi. Setelah Festival Kembang Api Penghu, jumlah kunjungan wisatawan di bulan Juli menurun setengah dari bulan Juni. Untuk mengatasi hal ini, sebuah toko buah meluncurkan ide kreatif dengan mendatangkan enam model berbikini yang menarik perhatian wisatawan dengan mempromosikan buah-buahan mereka. Mereka membagikan sampel buah jambu secara gratis kepada wisatawan dan bagi pengunjung yang membeli buah-buahan senilai 500 dolar Taiwan, maka mereka bisa berfoto gratis bersama sang model.
Model berbikini ini berdiri di depan toko buah sambil menawarkan buah-buahan mereka kepada pengunjung yang lewat. Pemilik toko buah menjelaskan bahwa ide ini bertujuan untuk menciptakan atmosfer yang ceria dan sesuai dengan pantai berjemur di Pulau Penghu.
Para pengunjung pun bersemangat dengan promosi ini, merasa bahwa selain menyenangkan, buah-buahan yang ditawarkan juga sangat lezat. Dengan bantuan model berbikini ini, toko buah berhasil menarik perhatian para wisatawan dan memberikan semangat baru bagi para petani lokal.
Meskipun demikian, para pengusaha setempat menyadari bahwa jumlah wisatawan yang berkurang selama musim panas bisa disebabkan oleh pembukaan perbatasan akibat pandemi COVID-19. Banyak orang lebih memilih untuk berlibur ke luar negeri daripada berwisata lokal. Meskipun begitu, mereka tetap bersemangat untuk mengatasi tantangan ini dan berharap dengan bantuan model berbikini, jumlah kunjungan wisatawan akan meningkat kembali.

(sumber foto: 自由時報)
RTI Radio Taiwan International 










