Banyak warga di Taiwan yang memanfaatkan hari libur merayakan Festival Perahu Naga untuk berjalan-jalan santai bersama dengan anggota keluarga. Bahkan selama liburan kemarin, banyak kawasan wisata di Taiwan yang diberitakan ramai oleh lautan manusia.
Jalur pendakian Xiang Shan yang terdapat di Distrik Xinyi adalah salah satu tujuan favorit warga Kota Taipei. Di sini terdapat jalur tangga untuk mendaki bukit kecil, dengan ketinggian 183 meter.
Mendaki di Xiang Shan menjadi pilihan banyak warga, karena medannya yang cukup mudah dan bersahabat. Tidak heran kalau Xiang Shan akan selalu ramai didatangi oleh masyarakat dari berbagai kalangan dan usia.
Dan kemarin (25/6), seorang pria tanpa busana terlihat tengah berjalan di jalur pendakian Xiang Shan. Sontak saja pemandangan tersebut mengejutkan banyak orang yang kebetulan juga berada di sana.
Tanpa mengenakan pakaian sama sekali, pria bersangkutan terlihat cukup santai berjalan sembari membawa tongkat selfie.

Salah seorang warganet kemudian mengunggah sebuah postingan di komunitas online, 信義區三兩事 (baca: Xìnyì qū sān liǎng shì), dengan capture “Hari ini tidak cocok untuk membawa anak-anak mendaki di Xiang Shan”.
Warganet bersangkutan juga melampirkan foto yang memperlihatkan seorang pria tanpa busana tengah berjalan sembari membawa tongkat selfie nya.
Para netizen lainnya pun beramai-ramai meninggalkan komentar mereka, sebagian besar mengkritik bahwa perbuatan pria bersangkutan sangat tidak bertanggung jawab.
“Saya tahu kalau cuaca belakangan ini sangat panas, tapi tidak perlu sampai menanggalkan seluruh pakaian,” tulis salah seorang netizen.
Di lain pihak, kantor kepolisian terdekat juga langsung mengirimkan personil mereka untuk melacak pria tersebut, tetapi belum juga ditemukan.
Perbuatan pria bersangkutan dicemaskan dapat melanggar ketentuan hukum yang berlaku di Taiwan.
Dalam UU Pemeliharaan Tatanan Sosial Masyarakat Pasal 83 telah diatur beberapa mekanisme dan peraturan relevan, guna menjaga ketertiban sosial.
Perbuatan seperti telanjang di tengah umum dinilai dapat menimbulkan keresahan, serta melanggar norma dan adat istiadat yang berlaku.
Bagi pelaku yang tetap bersikeras melakukan perbuatannya, meski telah diberikan nasihat, maka akan dikenakan denda sebesar NT$ 6.000. (Sumber Foto: TVBS News)
RTI Radio Taiwan International 










