Memutuskan untuk menikah bukanlah hal yang mudah di zaman serba mahal seperti sekarang ini. Menikah memang tidak melulu harus mempertimbangkan persoalan materi, ada banyak faktor yang membuat sepasang manusia akhirnya memutuskan untuk membangun bahtera rumah tangga, misal komitmen hidup, persamaan prinsip dan lain-lain.
Baru-baru ini, ada seorang warganet pria asal Taiwan yang mengunggah postingan di media sosial Dcard. Warganet tersebut meminta pendapat dari netizen lainnya, perihal berapa besar gaji per bulan yang harus didapat untuk melangkah masuk ke jenjang pernikahan?
“Saya tengah berencana untuk menikah dengan pasangan saya. Gaji per bulan saya saat ini adalah NT$ 70.000, dan kesempatan untuk naik gaji di masa mendatang masih terbuka lebar. Di lain pihak, pasangan saya juga memiliki gaji bulanan yang hampir sama dengan saya,” kira-kira demikian tulis sang pengunggah postingan.

Ia juga melanjutkan, kalau dirinya cukup cemas dengan semakin mahalnya barang kebutuhan saat ini, belum lagi dengan harga properti yang kian melambung tinggi. Dan jika ia memutuskan untuk memiliki anak, maka pengeluaran rutin yang harus ia persiapkan tentu akan lebih besar lagi.
Postingan di atas kemudian ditanggapi oleh beberapa netizen wanita. Mayoritas dari netizen menjawab kalau fokus pernikahan tidak melulu perihal berapa besar gaji bulanan yang bisa diperoleh,
“Menikah bukan hal mudah, kedua belah pihak harus bisa memiliki prinsip yang sama, terutama ketika berhadapan dengan pembagian keuangan. Jika ingin punya anak, maka kedua belah pihak harus rela untuk mengorbankan sebagian kebutuhan yang tidak terlalu mendesak, untuk diprioritaskan kepada keperluan rutin anak atau rumah tangga,” terang salah satu Netizen. (Sumber Foto: CT WANT)
RTI Radio Taiwan International 










