History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Salah Satu Taman Kanak-Kanak di Banchiao Kedapatan Memberikan Obat Keras Kepada Anak Didik Mereka

  • 08 June, 2023
Galeri
Salah Satu Taman Kanak-Kanak di Banchiao Kedapatan Memberikan Obat Keras Kepada Anak Didik Mereka

Sebuah Taman Kanak-Kanak swasta di Distrik Banchiao, Kota New Taipei, diduga memberikan obat keras, seperti “Barbiturates” dan “Benzodiazepines” kepada anak didik mereka yang masih berusia sangat belia.

Hingga berita ini diluncurkan, sudah ada 17 orang tua murid yang melaporkan kejadian tersebut kepada pihak berwenang.

Insiden ini tentu mengejutkan publik di Taiwan, banyak pihak yang kecewa dan menyayangkan mengapa pihak sekolah bisa melancarkan perlakuan seperti demikian.

Seorang ahli Toksikologi di Rumah Sakit Chang Gung Distrik Linkou, 顏宗海 mengatakan, “Barbiturates” adalah obat depresan untuk sistem saraf pusat yang biasanya akan diberikan kepada pasien dengan gejala epilepsi parah. Namun saat ini, obat tersebut sudah jarang dikonsumsi dan harus melalui resep dokter.

Di Taiwan sendiri, “Barbiturates” termasuk dalam obat yang dikontrol penggunaannya, yang mana dikategorikan sebagai obat level tiga. Jika digunakan dalam dosis yang berlebihan atau terlampau sering dikonsumsi, maka “Barbiturates” bisa mengancam nyawa sang pengguna.

Pengguna yang mengonsumsi “Barbiturates” biasanya akan uring-uringan, mudah mengantuk dan terkadang bisa menghambat saluran pernapasan.

Jika anak-anak telah mengonsumsi “Barbiturates” dalam periode jangka waktu yang panjang , maka dikhawatirkan dapat mempengaruhi daya belajar mereka. Dan bukan tidak mungkin kalau efek dari obat ini bisa berpengaruh pada perkembangan intelektual anak-anak.

Sedangkan, “Benzodiazepines” sendiri adalah obat tidur yang umum digunakan. Ini juga adalah obat depresan yang banyak dikonsumsi bagi mereka yang susah tidur, mudah cemas dan tidak bisa tenang.

Kini, pihak kepolisian Kota New Taipei tengah mengusut kasus ini dan menginvestigasi motif mengapa pihak sekolah memberikan obat keras tersebut kepada anak-anak. (Sumber Foto: TVBS News)

Penyiar

Komentar