Dalam dua tahun mendatang, struktur sosial di Taiwan akan memasuki tahap “masyarakat sangat tua” (super-aged society).
Semenjak mekanisme Asuransi Kesehatan Nasional diberlakukan pada tahun 1995 silam, angka harapan hidup warga di Taiwan meningkat, dari yang semula 74,95 tahun menjadi 80,86 tahun pada 2021.
Jika dibandingkan dengan negara di Asia Timur, angka harapan hidup di Taiwan diketahui berada di bawah Jepang dan Korea Selatan, dengan jarak yang tidak terlampau signifikan, yakni hanya berbeda 2 tahun.

Data statistik yang ada juga memperlihatkan, rata-rata “usia sisa hidup yang tidak sehat” di Taiwan mencapai angka 8 tahun. Atau dengan kata lain, mayoritas lansia di Taiwan menghabiskan sisa hidupnya selama 8 tahun dengan terbaring di atas ranjang dan membutuhkan perawatan orang lain.
Para ahli mengingatkan bahwa dalam menghadapi kondisi masyarakat yang semakin menua, maka pemerintah sudah seharusnya meningkatkan kualitas sumber daya medis, sehingga para warga dapat menua dengan lebih sehat.
Salah seorang Dosen di Universitas Nasional Taiwan (NTU), Gu Yun-wen (古允文) menyampaikan, negara seperti Prancis membutuhkan waktu lebih dari 100 tahun untuk berubah dari “masyarakat menua” menjadi “masyarakat sangat tua”. Sedangkan Taiwan hanya membutuhkan waktu 32 tahun.
Menurut data statistik Kementerian Dalam Negeri, usia rata-rata harapan hidup warga di Taiwan semakin hari semakin panjang, tetapi usia yang panjang tidak selalu melulu dibarengi dengan kehidupan yang sehat dan baik.
Jika ditelaah lebih dalam, maka Kota Taipei adalah kawasan dengan usia rata-rata harapan hidup terpanjang di Taiwan, yakni mencapai 84,17 tahun. Kemudian diikuti oleh Kota Hsinchu, Kota New Taipei, Kota Taoyuan dan Kota Taichung.
Sedangkan kawasan seperti Pingtung, Hualien dan Taitung adalah 3 kawasan di Taiwan dengan usia rata-rata harapan hidup terpendek.
Kesenjangan sumber daya medis yang tersedia di lingkungan perkotaan dan pedesaan, dirasa menjadi faktor penentu yang bisa menentukan panjang atau pendeknya usia rata-rata harapan hidup seseorang. (Sumber Foto: 中時新聞)

RTI Radio Taiwan International 










