(Taiwan, ROC) --- Selama dua hari belakangan, kekuatan taifun mawar terus mengalami peningkatan. Bahkan semenjak tanggal 22 Mei 2023, otoritas Jepang sudah merilis pengumuman bahwa taifun nomor dua untuk tahun ini sudah berkembang menjadi taifun yang kuat.
Sambaran petir menyambar langit malam. Curah hujan di banyak kawasan di Taiwan meningkat dalam beberapa hari belakangan. Bahkan wilayah tengah Taiwan sempat diguyur hujan yang sangat lebat.
Bahkan tiang listrik di Jalan Sanzhu, Kota Changhua, diberitakan sempat rusak dan terbakar karena tersambar petir. Akibatnya ada sekitar 598 rumah yang harus mengalami pemadaman listrik. Untung saja, kobaran api dapat segera dipadamkan dan tidak merembet hingga ke rumah warga.
Curah hujan dalam beberapa hari mendatang diperkirakan akan meningkat, seiring dengan munculnya taifun nomor dua untuk tahun ini, yakni taifun mawar.
Pakar CWB, Wu Wan-hua (伍婉華), “Saat ini tengah berkembang menjadi taifun level menengah, kondisi di sekitar mendukung peningkatan dari taifun bersangkutan. Selama 24 hingga 36 jam mendatang, berkemungkinan berkembang menjadi taifun dengan kekuatan yang kuat. Namun, saat bergerak ke arah timur laut Filipina dan saat hendak berbelok ke arah utara, maka kondisinya tidak terlalu mendukung, kekuatannya akan kembali melemah.”
Berdasarkan pengamatan dari ahli klimatologi Eropa, taifun mawar memiliki 4 jalur yang kemungkinan akan dilewati oleh taifun ini. Pertama, taifun ini akan bergerak ke arah utara, yang mana akan membawa curah hujan tinggi. Dan ini adalah kemungkinan terbesar dari pergerakan taifun mawar pada masa mendatang.
Kemungkinan kedua adalah taifun ini akan berbelok ke utara dari arah timur Taiwan, dan jika hal ini terjadi, maka dampak dari taifun mawar terhadap Taiwan akan sangat kecil.
Jika taifun mawar menghampiri kawasan Taiwan, maka ia akan membawa hujan yang deras, terutama untuk kawasan barat daya Taiwan.
Wu Wan-hua mengatakan, “Jalur dari taifun mawar baru dapat dipastikan pada hari Minggu hingga Senin atau Selasa pekan mendatang. Taifun diperkirakan akan masuk dari kawasan perairan timur laut Filipina. Berkemungkinan berbelok ke utara. Karakteristiknya adalah akan berbelok ke utara dari perairan di sebelah timur.
Ada juga yang melintasi langsung daratan Filipina. Dan tentu saja ini semua akan berkaitan dengan sirkulasi atmosfer yang ada.”
Pakar cuaca di Taiwan, Peng Chi-ming (彭啟明) menyampaikan, jika taifun mawar langsung menyapu kawasan Taiwan dari arah timur, maka ini akan menjadi fenomena yang cukup langka. Namun demikian, penggiat cuaca lainnya juga menyampaikan, kalau taifun ini akan melemah dikarenakan tingginya suhu di perairan Pasifik dan lebih berkemungkinan mengarah ke Kepulauan Ryukyu.







