History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

(Taiwan Hari Ini) Seruan "Amnesti" Bagi PMA Kaburan?, MOL Angkat Suara

  • 09 May, 2023
Galeri
(Taiwan Hari Ini) Seruan "Amnesti" Bagi PMA Kaburan?, MOL Angkat Suara

Menurut data statistik yang ada saat ini, jumlah Pekerja Migran Asing (PMA) dengan status “hilang kontak” (ilegal/kaburan) di Taiwan mencapai angka 83.000 orang.

Dan baru-baru ini ada seruan yang mendengungkan agar PMA Ilegal diberikan “amnesti”, dengan harapan bisa mengatasi fenomena PMA kaburan di Taiwan.

Menanggapi seruan tersebut, hari ini (9/5) Kementerian Ketenagakerjaan (MOL) menyampaikan, faktor yang melatarbelakangi mengapa PMA memilih jalan kabur sangat-lah beragam dan kompleks.

Jika PMA ilegal tersebut tidak diberikan ganjaran hukuman semestinya dan diselesaikan dengan cara “amnesti”, maka hal ini malah bisa memperburuk situasi yang ada.

Di lain pihak, situasi kekurangan tenaga kerja di Taiwan kian hari kian memprihatinkan. MOL menyampaikan, pihaknya sudah bekerja sama dengan berbagai instansi lintas kementerian untuk mempromosikan langkah-langah relevan, misal memperkuat pengawasan manajemen, serta memperlonggar standar kualifikasi perekrutan PMA di sektor konstruksi dan pertanian.

Selain itu, MOL juga akan memperkuat inspeksi dan memperberat hukuman kepada pihak agensi/penyalur PMA yang sengaja memungut tarif secara berlebihan. MOL juga akan mencanangkan program-program khusus, dengan harapan bisa menarik perhatian para “PMA Hilang Kontak” untuk menyerahkan diri.

MOL akan bekerja sama dengan banyak instansi untuk terus melacak dan menghukum agensi perantara ilegal, yang seringkali menjaring dan mencarikan job bagi PMA Hilang Kontak.

Badan Pengembangan Ketenagakerjaan (WDA) menuturkan, faktor yang membuat PMA memilih jalan ilegal sangatlah beragam dan kompleks. Namun, alasan utama yang paling menentukan adalah perihal “uang”.

Para PMA tentu berharap dapat beralih atau bergelut di ladang pekerjaan dengan standar upah yang lebih baik.

WDA juga tidak memungkiri bahwa keberadaan dari perantara ilegal juga memiliki keterkaitan langsung dengan semakin maraknya PMA kaburan. Perantara ilegal biasanya akan melancarkan jurus mereka, untuk memikat PMA legal beralih menjadi PMA ilegal.

Untuk menangani fenomena di atas, WDA akan bekerja sama dengan instansi lintas kementerian, guna menjerat dan menangkap pihak-pihak yang berperan sebagai perantara ilegal tersebut. (Sumber Foto: 自由時報)

Penyiar

Komentar