Seorang pengasuh di Pingtung dengan marga Su (蘇姓) dijatuhi hukuman karena telah menyiksa seorang bayi berusia 8 bulan, Yang Yang (nama samaran).
Su diketahui tidak tahan mendengar tangisan Yang Yang, ia bahkan sengaja menjatuhkan Yang Yang selama beberapa kali. Setelah diasuh 3 hari oleh Su, bayi malang tersebut diketahui menderita kerusakan permanen pada bagian otak dan penglihatannya.
Su diketahui sempat menghapus rekaman CCTV yang diletakkan di tempat dimana dirinya mengasuh Yang Yang. Namun, aparat kepolisian pun akhirnya berhasil memulihkan rekaman yang ada, dan akhirnya Su tidak dapat lagi membela diri dan lari dari tanggung jawabnya.
Dalam surat dakwaan tercatat bahwa pada tanggal 11 Desember tahun lalu, orang tua Yang Yang membayar sebesar NT$ 15.750 agar anaknya diasuh oleh pengasuh laki-laki bermarga Huang (黃男).
Namun, oleh Huang, bayi Yang Yang diberikan kepada istrinya, Su, untuk kemudian dirawat.
Bayi yang baru berusia 8 bulan tersebut diasuh sedari hari Senin hingga Jumat, dimulai pukul 07:00 pagi sampai 17:00 sore hari.

Karena tidak tahan dengan Yang Yang yang terus menangis, Su pun akhirnya memukulinya secara terus menerus. Hingga tanggal 14 Desember 2022, Su menemukan ada yang tidak beres dengan kondisi Yang Yang, ia pun segera memberitahukan suaminya untuk mengantarnya ke rumah sakit.
Pemeriksaan rumah sakit menemukan bahwa Yang Yang mengalami luka di sekujur tubuhnya, serta ada banyak pendarahan di bagian otak dan retina mata. Saat dibawa ke rumah sakit, Yang Yang telah kehilangan kesadaran selama lebih dari 24 jam.
Tanpa diduga, setelah melakukan aksi kejinya, Su kemudian melakukan format ulang pada kamera CCTV, dengan tujuan untuk menghapus bukti rekaman. Dan setelah melakukan investigasi mendalam, petugas kepolisian akhirnya berhasil memulihkan kembali hasil rekaman yang telah dimusnahkan oleh Su.
Setelah seluruh bukti terungkap, Su pun kemudian diproses dan dimintai keterangan. (Sumber Foto: TVBS News)
RTI Radio Taiwan International 










