History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

(Taiwan Hari Ini, 30/3) - NET

  • 30 March, 2023
Galeri
(Taiwan Hari Ini, 30/3) - NET

Baru-baru ini, ada sebuah artikel yang beredar di dunia maya, yang kemudian mendatangkan banyak komentar dari para Warganet.

Artikel tersebut ditulis oleh seseorang yang mengutarakan keluh kesahnya, setelah ia mendapat penolakan dari anak semata wayangnya, saat hendak diajak untuk berbelanja di toko baju NET.

Sang anak menyampaikan, bahwa ia tidak begitu menyukai baju NET, karena dianggapnya kurang modis dan terkesan “murahan”.

Begitu artikel dirilis, Warganet pun memberikan komentar mereka, bahkan beberapa orang ternama atau pakar keuangan ikut menyampaikan pendapat mereka.

Salah satu Youtuber di Taiwan, Emmy Hu (胡采蘋) kemudian mengunggah postingan yang menyampaikan bahwa bisnis NET di Taiwan sangat baik, bahkan perusahaan tersebut berhasil meraih omset dengan angka yang sangat fantastis.

Pada tanggal 29 Maret 2023, Emmy Hu mengunggah artikel yang menjelaskan bahwa bisnis NET memiliki prospek yang sangat menjanjikan, dengan omset tahunan yang bisa mencapai NT$ 8 miliar.

Selama pandemi COVID-19 memanas, banyak pemilik toko di Taiwan yang kemudian harus gulung tikar, karena tidak ada pembeli. Sebaliknya, NET malah memperluas jaringan ritelnya.

NET diketahui menandatangani kontrak sewa toko di salah satu kawasan tersibuk di Kota Taipei, yakni di Jalan Zhong Xiao East Road dekat Stasiun MRT Zhongxiao Fuxing, dengan biaya sewa bulanan sebesar NT$ 4 juta. Tidak main-main, NET bahkan menandatangani kontrak sewa dengan masa yang cukup panjang, yakni 12 tahun.

“Saya pribadi tidak berani meremehkan mereka, di tengah masa pandemi, NET malah memperluas jaringan ritel mereka, dengan harga yang tidak main-main,” tulis netizen lainnya menjawab unggahan Emmy Hu.

Sebagian besar Warganet juga menyampaikan rasa setuju mereka dengan pendapat Emmy Hu.

Salah seorang Warganet menuliskan, “Saya kira NET adalah perusahaan ritel asing yang mendunia, yang memiliki sumber finansial yang kuat. Saya tidak menyangka kalau ternyata NET adalah perusahaan lokal.”

Di samping itu, dukungan serupa juga datang dari Wakil Presiden William Lai. Melalui akun di Instagram, Wapres William Lai menuliskan, “Baru-baru ini semua orang membicarakan pakaian merek NET. Sebenarnya saya sangat menyukai pakaian produksi Taiwan ini. Saya juga sering mengenakan pakaian NET dalam setiap acara dan kegiatan saya sebagai Wakil Presiden.”

Dalam unggahan tersebut, juga terlihat Wakil Presiden William Lai mengenakan jaket musim dingin produksi NET.

Menurut Wikipedia, NET merupakan brand lokal Taiwan yang dirilis pada tahun 1991. Model pakaian yang dijual lebih cenderung bergaya kasual, dan lebih condong berkiblat ke gaya Eropa dan Amerika. Menurut situs resmi mereka, cabang NET di seluruh Taiwan saat ini berjumlah 144 toko.

Saat bencana Taifun Morakot melanda Taiwan pada tahun 2009, NET kemudian meluncurkan pembagian voucer belanja yang diberikan kepada anak-anak kurang mampu yang berada di bawah naungan “Taiwan Fund for Children and Families” yang tersebar di seluruh penjuru Taiwan. Tidak main-main, pemberian voucer ini masih berlaku hingga hari ini, semenjak tahun 2009.

Dengan voucer ini, maka setiap anak memiliki kuota NT$ 2.000 untuk bisa berbelanja pakaian yang mereka sukai di cabang NET yang tersebar di seluruh Taiwan. (Sumber Foto: 三立新聞)

Penyiar

Komentar